Halaman

Tampilkan postingan dengan label Donat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Donat. Tampilkan semua postingan

17 Juni 2012

Donat Kentang VS Donat Tape...


Alhamdulillah ...senang rasanya sudah sehat kembali dan bisa ngeblog lagi. Tiga hari demam betul betul membuat aku drop dan hanya bisa beristirahat di tempat tidur saja. Sebelum aku sakit memang aku super excited. Bersemangat beres beres rumah. Mulai nyapu, vacuum ini itu, ngelap ini itu,  dan ngepel satu rumah, cuci cuci segala macam. Setelah semua selesai aku mandi keringat...persis seperti kalau habis olah raga atau aerobik selama satu jam. Tapi puassssss...rumah rasanya kinclong deh! Setelah mandi aku lanjut lagi ngadon donat 2 macam tuk bekal anak anak sekolah. Habis itu aku potret hasil donatnya.

Hasilnya...malamnya demam, menggigil, badan meriang ngilu semua terutama jari jari tangan. Kepala dan perut juga nggak luput dari sakit. Sebelumnya memang anak anak dan bapaknya sudah duluan kena batuk pilek, tapi nggak sampai demam. Mungkin karena emaknya kecapean, daya tahan tubuhnya lemah kena virus langsung deh tepar. Tapi alhamdulillah sekarang dah baikan.
 
Btw...kita lanjut ke cerita donat ya. Aku lihat donat tape ini dulu di postingannya Mbak Ana Dina Sakina  *tengkyuuuu mbak !! Ternyata resep aslinya dari NCC. Donatnya mbak Dina imut imut ukurannya. Aku jadi penasaran sama rasanya. Donat kentang juga aku lihat resep NCC. Aku udah pernah coba donat lain tapi justru donat kentang yang terkenal lembutnya belum aku bikin. Jadilah hari itu aku bikin keduanya. Untuk resep donat kentang aku skip baking powdernya. Aku kurang mengerti kegunaannya dalam donat karena kalau menggunakan ragi insyaAllah sudah cukup tuk bisa mengembang.

Hasil jadinya...kedua donat ini lembut dan ringan. Tapi jelas donat kentang memang paling lembut. Masih berbentuk adonan saja sudah lembut sekali. Bedalah pokoknya. Setelah digorengpun bentuknya nggak bisa cantik karena terlalu lembut. Ibaratnya seperti bantal...satu bantal dacron satunya seperti bantal bulu angsa...*huaaaadoh perumpamaannya*.  Dari segi aroma nggak terlalu signifikan bedanya. Seperti donat biasa. Aroma tapenya juga tipis saja. Sedangkan donat kentang justru ketika digoreng baunya seperti sedang menggoreng kentang goreng. Tuk Bu Fatma, terima kasih tuk resep resepnya yang selalu oke !! terima kasih juga tuk inspirasinya...



Donat Tape NCC
Source : Fatmah Bahalwan

Bahan A:
- 400 gr tepung terigu protein tinggi
- 100 gr tepung terigu protein sedang
- 11 gr ragi instan
- 40 gr gula pasir
- 20 gr susu bubuk
- ½ sdt baking powder double acting (aku skip)

Bahan B :
- 200 gr tape singkong, haluskan
- 1 btr telur
- 175 ml air dingin

Bahan C:
- 40 gr mentega/margarin
- 1 sdt garam

Bahan lain:
- 1 kg minyak untuk menggoreng
- 250 gr gula donat untuk taburan

Cara membuatnya:
  1. Campur semua bahan A, aduk rata, masukkan bahan B, uleni hingga rata bergumpal-gumpal.
  2. Beri bahan C, uleni terus hingga kalis elastis.
    Potong dan timbang adonan masing-masing 40gr, bulatkan. Diamkan selama 40 menit. 
  3. Panaskan minyak dalam wajan dengan api kecil. Lubangi bagian tengah tiap bulatan, goreng hingga berwarna kuning kecoklatan.
  4. Angkat, dinginkan. Taburi dengan gula donat, atau beri topping sesuai selera.





Donat Kentang NCC
Source : Fatmah Bahalwan

Bahan:
- 500 gr tepung terigu protein tinggi
- 50 gr susu bubuk
- 11 gr ragi instant
- 200 gr kentang, kukus, haluskan dan dinginkan
- 100 gr gula psir
- 75 gr mentega
- ½ sdt garam
- 4 btr kuning telur
- 100 ml air dingin

Cara membuatnya :
  1. Dalam wadah, campur tepung terigu, gula, susu bubuk, ragi instant, aduk rata, masukkan kentang halus ,tuang telur dan air dingin, uleni hingga rata dan setengah kalis.
  2. Beri mentega dan garam, uleni terus hingga kalis elastis. Istirahatkan 15 menit.
  3. Bagi adonan, masing-masing 50 gr, bulatkan. Diamkan 20 menit, hingga mengembang.
  4. Lubangi tengahnya, menjadi bentuk donat, segera goreng sampai kuning kecoklatan.
  5. Angkat, tiriskan. Taburi gula donat, atau hias dengan coklat.



11 Mei 2012

Donat & Roti Ubi Ungu...





Masih olahan ubi ungu niy...jangan bosan yaaa, aku bikin satu adonan saja untuk donat dan roti. Selama ini memang aku selalu menggunakan resep yang sama untuk membuat roti dan donat. Hasilnya sama sama lembut, empuk dan ringan. Untuk roti/donat ini ada sedikit aroma ubi, tapi kalau dimakan nggak terasa aroma ubinya sama sekali. Seperti roti manis biasa aja. Serat rotinya panjang panjang tapi teksturnya tetap lembut walaupun nggak selembut roti metode water roux loh ya.



Donat dihias sesuai selera. Kalau aku suka dibalur dalam campuran gula pasir dan kayu manis. Kata hubby...enaaaak juga nih donatello. Donat + telo = donatello hahahahaaaa...




Bahan roti/donatnya pake resepku, sedang filling ubinya aku lihat di "Fong's Kitchen Journal"

Bahan :
- 350 gr tepung protein tinggi
- 100 gr tepung protein sedang
- 200 gr ubi ungu kukus (halus)
- 10 gr ragi instan
- 2 kuning telur

- 75 gr susu bubuk
- 75 gr gula pasir
- 200 ml air hangat
- 60 gr margarin
- 1 sdt garam

Filling Ubi (masak di atas kompor sampai kalis) :
- 150 gr ubi ungu halus
- 30 gr gula pasir
- 25 gr butter
- 25 ml susu cair
Olesan :
- 1 kuning telur 
- 3 tetes air/susu cair

Cara membuat :
  1. Masukkan ragi dalam hangat dan biarkan selama 15 menit sampai berbusa.
  2. Dalam mixer roti, masukkan tepung terigu 2 macam, ubi halus, susu bubuk, dan gula pasir. Aduk rata. Masukkan kuning telur dan air ragi. Mulai nyalakan mixer. Proses sampai kalis. Masukkan garam dan margarin. Mixer sampai adonan elastis atau sudah halus dan lentur.
  3. Tutup dengan kain lembab, fermentasikan selama sekitar 45 menit.
  4. Kempeskan adonan. Untuk donat, timbang 30 gr lalu bulat bulatkan dan letakkan di atas meja bertabur tepung. Setelah mengembang, goreng dalam minyak panas sedang sampai agak kecoklatan.
  5. Untuk roti, bentuk sesuai selera. Untuk bentuk bunga, ambil adonan sebanyak 30 gr lalu beri isian ubi halus dan rapatkan bentuk bulat. Gambar bisa dilihat di Home baking net.
  6. Untuk bentuk bulan sabit/lengkung, ambil adonan 30 gr lalu pipihkan benbentuk segitiga. Oleskan adonan isi lalu toreh bagian atasnya dengan cutter sebanyak beberapa garis. Gulung roti dari bagian bawah ke atas (dari bagian lebar ke bagian yang runcing). Taruh di loyang beroles margarin. Untuk roti sobek bentuk bulat biasa dan isi sesuai selera lalu taruh di loyang brownies. Fermentasikan sampai mengembang 2 kali lipat.
  7. Oles dengan kuning telur lalu panggang selama sekitar 12-15 menit dengan panas oven 400 F atau 200 C.
  8. Angkat dan olesi dengan butter.








    Untuk roti sobek sebagian aku isi cokelat dan sebagian aku isikan keju.

    22 Juni 2011

    Pumpkin Doughnut



    Donat ini adalah hasil blogwalking ke My Kitchen Snippet dan Bonbini. Karena aku bingung memilih yang mana akhirnya aku memadukan kedua resep tersebut dan mengganti penggunaan ubi jalar (sweet potato) menjadi labu.


    Secara umum rasanya tidak berbeda dengan donat biasa...cuman warnanya agak kekuningan dan terasa manisnya labu. Teksturnya lembut dan ringan untuk donat ring dan agak padat dan legit pada donat yang bulat kecil. Perbedaan hasil ini mungkin dipengaruhi pada saat pembentukan adonan. Kalo donat ring aku giling dan cetak menggunakan donat cutter, sedangkan donat bulat kecil aku bentuk dengan cara menghaluskan/membulatkan adonan seperti membentuk adonan bakpau atau roti.
    Donat bulat kecil juga aku goreng duluan sebelum mencapai fermentasi maximal.

    Perpaduan resep keduanya adalah...


    Bahan :

    - 200 gr tepung protein tinggi (bread flour)
    - 150 gr tepung protein sedang (plain flour)

    - 150 gr labu kukus yang sudah dihaluskan

    - 2 sdt ragi instant

    - 60 gr gula pasir
    - 75 ml susu (tergantung kandungan air pada labu)

    - 1 butir telur

    - 1 kuning telur

    - 30 gr mentega


    Cara membuat :

    1. Campur semua bahan kering kecuali garam dan mentega. Aduk rata. Masukkan labu, telur, kuning telur dan campuran susu hangat.
    2. Kocok dan uleni menggunakan mixer. Setelah mulai rata, masukkan garam dan mentega. Uleni lagi sampai elastis. Kalau adonannya agak lembek boleh ditambahkan sedikit tepung, karena kadar air dalam labu beda-beda sehingga berpengaruh juga pada adonan.
    3. Untuk donat ring, giling adonan sampai ketebalan sekitar 1.5 cm lalu potong menggunakan donat cutter. Letakkan di loyang bertabur terigu. Untuk donat bulat yang kecil (beignet) bentuk menjadi bola-bola kecil. Fermentasikan sekitar 30-45 menit.
    4. Panaskan minyak dengan api sedang. Goreng donat sampai kuning keemasan.
    5. Sajikan dengan taburan gula halus dan kayu manis.


    Lihat teksturnya donat bulat di bawah yang agak berbeda dengan donat ring...mungkin juga dipengaruhi oleh masa fermentasi. Donat ini aku goreng duluan, padahal aku kerjakan terakhir...jadi pori-porinya masih rapat. Tapi menghasilkan donat yang empuk...aku sukaaa...