Halaman

16 Januari 2014

Cake Sukun



Beberapa hari yang lalu ketika ke pasar, ditawarin sukun sama mbak penjual sayur langgananku. Katanya sukunnya bagus. Aku beli juga akhirnya. Tapi karena sibuk nggak sempat diolah keburu mateng sekali. Aku tau kalau sudah mateng begini nggak cocok digoreng karena lembek dan menyerap minyak. Jadi aku kukus saja dan kemudian dihaluskan. Aku simpan di freezer dengan niat kalau ada waktu segera diolah. Sempat aku icip sedikit, sukunnya terasa manis. Malah cenderung seperti nangka rasanya. Baru kali ini aku dapat sukun manis begini. 

Akhirnya hari ini aku bikin cake sukun. Resep lihat di blognya Ummu Fatima "Simply Cooking & Baking". Resepnya aslinya sih cake kentang keju. Tapi nggak ada salahnya aku ganti dengan sukun. Beda di aroma. Beda dikit di tekstur sih. Tekstur sukun agak berserat serat panjang. Karena takut susah menyatu dengan adonan jadi aku blender lagi sukunnya sampai halus bener. Resep ini simple. Walaupun tanpa bahan tambahan bisa tetap mengembang dan enak menurut reviewnya Ummu Fatima. Karena aku ingin merasakan rasa asli dari sukun ini aku tidak menambahkan keju ke dalam adonan. Keju aku parut sebagai taburan di atasnya.

Ketika matang, waaaa...wangi juga aromanya. Kecium bau sukunnya. Ketika diicip terasa juga sukunnya tapi kalau orang disuruh icip tanpa diberi tahu kayaknya gak bakalan tau kalau itu ada sukunnya ^^

Hasil cake mengembang walaupun tidak terlalu tinggi. Sama sekali nggak bantat. Malah lembut dan spongy. Nggak beremah. Enak dan unik menurutku. Nggak nyangka sukun bisa dibuat cake. Sedikit modifikasi supaya rasanya lebih gurih aku tambahkan sedikit garam dan susu bubuk full cream. Kue ini menggunakan minyak sehingga kita tidak akan mendapatkan rasa gurih susu tanpa menambahkan butter, margarin atau susu bubuk. Lain kali aku mau coba minyaknya diganti butter atau margarin. Pingin tau beda rasanya ^^
Tuk Ummu Fatima, makasih resepnya ya....



Baca selengkapnya »

11 Januari 2014

Cake Pisang Kukus Tepung Beras



Di rumah masih ada beberapa buah pisang mas yang sudah matang sekali. Anak anak udah nggak ada yang berminat kalau begitu penampakannya. Biasanya pisang mas cuman dimakan begitu saja tidak pernah aku olah ke dalam kue. Untuk kue aku seringnya menggunakan pisang raja. Selain manis aromanya juga khas. Tapi daripada pisangnya kebuang, ya aku bikin aja kue. Lagian setahuku di Malaysia pisang mas malah umum digunakan untuk membuat kue. Jadi nggak ada salahnya dicoba.

Resep aku ambil di Sajian Sedap. Pisang ambonnya aku ganti pisang mas, emulsifiernya juga aku skip karena kemarin bikin kue udah pake emulsifier. Takut kelebihan dosis bahan kimianya...hehe
Hasilnya enak dan lembut dengan aroma pisang yang tipis. Sewaktu dikukus mengembang tinggi, ketika keluar kukusan mengkerut dikit. Tapi tetep lembut kok. Penampakannya terlihat ada beberapa bintik cokelatnya karena gula merahnya ada yang nggak hancur sewaktu dikocok. Ternyata menurutku lebih bagus cetakannya nggak dioles minyak. Kalau dioles malah banyak mengkerutnya. Justru yang nggak dioles cantik dan sama sekali nggak lengket kok. Kalau mau lihat resep asli silahkan buka Sajian Sedap ya. Kue ini unik. Walaupun mengandung tepung beras rasanya seperti cake terigu. Enak dan ringan.



10 Januari 2014

Zebra Kukus Putih Telur Pandan




Aslinya cake ini namanya white cake punyanya mbak Nina "Naura Cakes", tapi karena aku menggunakan air pandan suji untuk cairannya warnanya jadi hijau. Aku sebut saja Zebra Kukus Putih Telur Pandan supaya orang tahu kalau bahannya memang dari putih telur. Aku tertarik mencoba resep ini karena kebetulan di kulkas masih banyak sisa putih telur nganggur. Nah pas di FB kemarin lihat postingannya mbak Masita Syofyan jadi jadi pingin bikin juga. Reviewnya enak dan lembut.

Ternyata memang beda dari cake putih telur yang pernah aku bikin sebelumnya. Rasanya lebih rich dan teksturnya agak padat tapi lembut... . Enak sekali. Ini kali ketiga aku bikin. Yang pertama nggak sempat kefoto. Aku bikin dalam cup silicone mini lalu aku biarkan anak anak berkreasi menambahkan motif ke dalam adonannya. Langsung laku, ludes...enak kata anak anak. Yang kedua kali aku coba skip penggunaan emulsifiernya ternyata hasilnya bantat abis, hehe ^^. Akhirnya aku bikin lagi dengan beberapa penyesuaian. Kali ini gula aku kurangi jadi 200gr karena yang pertama menurutku agak kemanisan. Lagian ada susu kentalnya juga. Begitupun emulsifiernya dikurangi menjadi 1 sdt. Aku tuang di loyang loaf hasilnya membumbung tinggi di tengah hingga muncul cracknya. Memang sih hasil pertama lebih lembut karena mungkin emulsifiernya lebih banyak. Tapi begini juga sudah enak menurutku. Kalau teman teman mau mencoba resep asli silahkan lihat di blognya mbak Veronica Dani "Catatan Dapur Vero". Di bawah ini resep aku lihat dari mbak Masita Sofyan dengan sedikit penyesuaian.






Baca selengkapnya »

5 Januari 2014

Cake Marmer





Hari ini bapakku berangkat kembali ke tempat kerjanya di "Kolonedalle" Sulawesi Tengah. Kemarin baru datang setelah menghabiskan cuti di Makassar berkumpul dengan mama dan adek. Kalau mau ke seberang transit dulu di sini kemudian melanjutkan perjalanan naik katinting (perahu bermesin). Aku buatkan marmer cake tuk bekal di jalan. Resepnya punya Pak Sahak Pribadi yang aku intip di "Catatan Nina". Cakenya lembut agak moist dikit dan nggak seret di tenggorokan. Manisnya pun pas. Suka sama teksturnya. 

Anak anak mengantar hingga ke dermaga. Sebelum berpisah sempatkan berfoto dulu ^^






Bye bye nenek, sampai ketemu lagiiii...

Zebra Roll Cake




Bapak ibu mertua dah pulang beberapa hari yang lalu sekarang bapakku lagi yang datang. Mama mau ikut tapi kondisi kesehatan kurang memungkinkan. Jadilah bapak sendiri yang datang sekalian transit mau ke tempat kerjanya besok siang di seberang danau. Aku tidak menyia nyiakan kesempatan ini. Kemarin di rumah aku mengadakan acara silaturrahmi keluarga. Keluarga besar istri adikku aku undang ke rumah tuk lebih mengakrabkan diri dan mengenal satu sama lain. Sekalian ucapan terima kasih juga karena telah banyak membantu sewaktu aku pindahan. Sambil makan makan, sambil ngobrol dan becanda canda. Asyiiik pokoknya. Rame karena ponakan ponakannya datang semua. Aku menyajikan sup tahu bakso ikan dan rawon. Untuk kuenya aku bikin 3 macam. Salah satunya ya bolu gulung si atas. Yang dua lainnya dah pernah aku posting yaitu pie buah dan brownies cappucino. Resep ini masih mengambil dari blognya mbak Nien Ing. Silahkan cek resepnya di sini.





Sebagian ibu ibu dan anak anak. Mareeeeee makannn!!



Ibu-ibunya juga mau eksis...




Bapak bapak...eh ada nyelip niy dua gadis ^^. Yang di bawah ini anak anak lagi main di bawah rumah. Permainannya seru namanya loncat jengkal. Jadi anak anak menyusun jengkalnya dimulai dari satu, dua dan seterusnya. Peloncatnya tidak boleh mengenai tangan yang terpasang, kalau kena mereka lagi yang menjadi pemasang jengkal...yang paling tinggi lompatanmya dialah pemenangnya.






Awwwww...kena deh!



Sebagian anak perempuan main di halaman...



Mau pulang dulu tante...bye byeeeeeee

Mbah Datang...


My father and mother in law...

Anak anak senang sekali, mbahnya datang dari Malang. Dulu terakhir datang kira kira 3 tahun lalu waktu masih tinggal di rumah lama. Nah mumpung kali ini libur dan mbah juga dah kangen sama cucunya jadi maen maen ke sini... 







Hanif dan Mbah bapak sibuk cari batu baru bermotif ^^








Ngaso dulu aaahh...




Walaupun ada mbah, berantemnya jalan terus *tepok jidat*





Bapak dan Ibu jalan-jalan menikmati pemandangan sekeliling rumah...lumayan mendaki niy ^^





1 Januari 2014

IKAN SERAI SAMBEL KECAPS

Bahan :
1 kg ikan serai ukuran besar potong jadi 4 bagian
2 buah tomat ukuran sedang iris kecil
3-4 sdm kecap manis
1 gelas air
Bumbu halus :
8 buah cabai merah keriting
2 butir bawang putih
6 butir bawang merah
1 ½ sdt garam
Penyedap secukupnya (optional)
Cara membuat :
Cuci ikan lalu beri air jeruk dan garam biarkan sebentar .
Ikan digoreng setengah kering,angkat sisihkan.
Tumis bumbu halus hingga harum, masukan tomat, ikan ,air dan kecap aduk lalu masak hingga kuah agak kental.