Halaman

1 Mei 2013

Jamur Goreng Tepung Asam Manis






Lumayan lama nggak posting. Maaf ya teman teman komen komennya juga baru dibalas. Kemarin memang ada beberapa kesibukan. Kali ini aku ingin sharing olahan jamur tiram. Kalau biasanya cuma dioseng atau digoreng krispy...kali ini aku maneambahkan saus asam manis buat variasi. Tentu saja enak ya, nggak ada bedanya kayak makan ayam asam amnis. Bedanya ini sayuran semua isinya jadi semoga lebih sehat ^^

Baca selengkapnya »

24 April 2013

Pinwheel Pizza




Sudah bosan dengan bentuk pizza yang biasa?? kali ini aku bikin pinwheel pizza alias pizza gulung. Sama enaknya tapi yg ini lebih lembut rotinya karena agak tebal jadi lebih banyak menyimpan moisture. Kalau dipanggang dengan suhu dan waktu yang sama nggak sekering pizza biasa. Yuuuk dicobaaa...

Resep toppingnya bisa untuk tiga resep roti pizza di bawah. Topping bisa dibagi ke dalam beberapa kantong/kemasan lalu simpan di freezer. Lain kali kalau mau bikin tinggal bikin rotinya lalu toppingnya dikeluarkan dulu di suhu ruang baru dipanaskan sebentar dan digunakan. Gampang kan??

Baca selengkapnya »

17 April 2013

Mini Apple Cream Cheese Pie





Kali ini aku bikin yang simpel aja sekalian mau menghabiskan cream cheese yang tinggal seiprit. Aku juga memberdayakan apel Malang yang ada di kulkas. Mungkin karena rasanya yang agak asam anak anak nggak tertarik tuk makan. Memang sekarang karena kebijaksaan pelarangan impor buah, tidak ada lagi apel apel dari luar. Ada sih buah lain kayak anggur dan pir...tapi itu karena Indonesia memang belum bisa mengembangkan tanaman tersebut makanya tetap impor. Nah karena Indonesia sudah punya apel di Malang jadilah buah apel Malang yang sekarang beredar di pasaran. Bagus juga sih...supaya petani apel lokal lebih bisa bersaing.




Resep bisa dilihat di sini. Sama persis cuma aku tambahkan creamcheese sedikit. Creamcheese cuma aku tambah gula sedikit dan aku letakkan di dasar kulit pie. Baru di atasnya ditimpa dengan apple filling.

Tiramisu Cotton Cake




Tertarik dengan namanya aku akhirnya membuat kue ini. Sudah pernah sih bikin cotton cake sebelumnya. Tapi sudah lama sekali. Nah yang ini menarik karena aku membayangkan rasa tiramisu beneran. Ternyata aku salah. Walaupun kue ini enak tapi sama sekali tidak seperti tiramisu menurutku. Ciri khas aroma kopinya tidak terlalu terasa dan kejunya pun demikin. Cakenya jelas berasa keju tapi aroma mascarpone yang khas nggak ada. Mungkin memang harusnya disertakan juga. Mungkin sebagai isian atau topping?? kalau yang ini fillingnya menurutku kebanyakan tepung. Terlalu padat. Jadi kalau dipotong suka lepas tengahnya. Bagi yang mau mencoba aku sarankan dikurangi jumlah maizenanya atau diganti separuh dengan terigu. Kalau di gambar aslinya di Majalah Sedap kelihatan fillingnya lembut nggak padat kayak punyaku. Nggak tau kenapa bisa begitu ya...

Tekstur kedua cake pun agak beda. Lebih halus dan lembut pori porinya yang adonan cheese. Mungkin karena yang kopi lebih encer jadi hasilnya begitu. Tapi kalau dimakan...betulan seperti namanya. Mirip kapas atau malah menurutku lebih mirip busa deh...hehe agak agak spongy gitu.

Baca selengkapnya »

14 April 2013

NCC- JTIW : Jaje Batun Bedil (Bali)




Laporan ketigaku untuk NCC JTIW. Sebenarnya ini adalah resep tuk Majalah Rasa Indonesia tapi sekalian aja aku setoran juga buat ajang ini. Karena temanya cocok. 
Namanya jaja (baca: jaje) batun bedil dari daerah Bali. Mirip mirip gempol tapi ini disajikan dengan taburan kelapa parut. Jaje artinya adalah kue/jajan sedangkan batun bedil adalah biji peluru. Koreksinya ya temen temen dari Bali yuhuuuu *Sashy* ....

Apa hubungannya dengan peluru?? hehe aslinya kue ini adonan ketannya dibentuk bulat dengan ujung runcing seperti peluru tapi yang populer memang dibentuk seperti di atas. Kalau di Makassar ini namanya katiri mandi. 

Tuk resep tunggu Majalah Rasa Indonesia edisi 5 terbit yaaaaaa....*biar penasaran*

NCC JTIW : Sanggara' Belanda (Makassar)



Ini laporan keduaku tuk ajang NCC-JTIW. Nanti malam deadlinenya dan aku baru setor mepet mepet hehe. Nggak papalah yang penting dah ikut partisipasi. Ya kan??

Sanggara Belanda dalam bahasa Indonesia berarti pisang goreng belanda. Kenapa dinamakan Belanda kami juga tidak tau pastinya. Yang jelas kue ini sudah ada sejak dulu dan selalu jadi salah satu sajian dalam acara acara khusus yang disajikan bersama kue kue tradisional lain dalam piring 'bosara'. Mungkin saja kue ini ada sejak jaman penjajahan Belanda. Atau bahkan termasuk salah satu dessert mereka yang ditiru oleh nenek moyang kita. Mungkin juga itu hanya penamaan saja. Karena pisang ini menggunakan filling margarin/butter yang notabene dulu bukan merupakan bahan makanan populer kita makanya dinamakan belanda. Pisang gorengnya beda dengan pisang goreng biasa yang dicelup tepung dan digoreng. Yang ini ada rasa rasa Belandanya. Begitu orang orang tua biasa menyebutkan makanan berbau luar negeri. Wallahu alam...

Ciri khas pisang goreng belanda adalah harus menggunakan pisang raja yang bagus matangnya. Tidak boleh menggunakan pisang lain karena beda aroma dan rasanya. Pisang raja tinggi kandungan gulanya sehingga kalau digoreng akan terjadi proses karamelisasi yang menghasilkan aroma khas. Wangi....enaaaak...!! Minyak akan menjadi keruh karena kandungan gula dalam pisang mengkaramel. Pisang ini digoreng 2x untuk mendapatkan penampakan dan rasa yang pas. Penggorengan pertama untuk mengeluarkan bau karamel pisangnya. Yang kedua untuk mematangkan celupan telurnya. Kalau langsung dicelup dan digoreng akan beda aromanya. Coba saja deh...
Dan tujuan dari pemberian filling dalam keadaan masih panas adalah untuk melelehkan margarin/butter dan gula di dalam pisang. Nanti yang terlihat hanya kacangnya. Margarin dan gula berubah menjadi saus karamel. Mantaaaaapp...apalagi disantap dalam keadaan dingin.




Anak anakku suka ditambahkan parutan keju. Biasalah anak anak sekarang. Makanan serba dikeju dan dicoklatin. hehe....








13 April 2013

Black and White Chocolate Brownies


Resep ini aku dapat dari Teh Rini Fatwa yang tinggal di Brasil. Beliau juga dishare Katie Houtami yang dapatnya dari newspaper luar negeri. Menurut review beliau dan teman teman yang sudah coba kue ini top abis. Dan menjadi salah satu favorit di sana. Hmmmm...tunggu apa lagi???




Beneeer ternyata...! setelah jadi, oh hoho rasanya enaaak bener. Hubby yang nggak terlalu doyan kue berbau cheese habis banyak. Sampai harus diingatkan "Ingat mas, kolesterooolll..." hihihi
Syukurlah...memang takaran gulanya udah aku kurangi dikit biar nggak terlalu manis. Pas deh pokoknya. Resep asli creamcheesenya 500gr aku pangkas menjadi 400gr saja. Supaya rasa kejunya tidak mengalahkan cokelatnya. Berikut resep aslinya ya...kalau mau tidak terlalu manis bisa dikurangi saja gulanya...pokoknya sesuaikan selera saja.

Baca selengkapnya »