Halaman

2 Juli 2012

OSENG JAKATEM


Bahan :
3 tongkol jagung manis disisir
200 gr tempe diiris kecil lalu goreng setengah matang, sisihkan
10 lonjor kacang panjang potong 3 cm
2 cm lengkuas dimemarkan
2 lbr daun salam
8 buah cabai rawit diiris halus
6 butir bawang merah diiris tipis
3 butir bawang putih diiris halus
¼ sdt merica bubuk
Garam secukupnya
Gula merah secukupnya
1 sachet masako rasa ayam

Cara membuat :
Tumis bawang merah , bawang putih, dan cabai rawit sampai harum lalu masukan semua bahan aduk beri air sedikit aduk masak sampai matang.

30 Juni 2012

Pandan Butter Cake



Sebenarnya rencana hari ini aku mau bikin 'topo map love cake' nya Wendy's Ink. Suka sama lapisan lapisannya yang seperti peta bumi. Tapi ada kesalahan pada proses pembuatannya. Harusnya adonannya dibagi dua. Satu adonan dibiarkan plain dengan tambahan vanila sedangkan satunya diberi pasta pandan. Lhaaaaa...aku kelupaan. Kok aku langsung aja tuang pasta pandan home madenya sebelum dibagi 2. Jadinya, ya cake butter pandan...hehe untung bikinnya cuman separuh resep. Nggak jadi rugi malah enaaaaaak. Hasil cakenya yummy. Buttery, moist...dan berasa pandan asli. Hubby dan anak anak suka sekali. Tapi karena penyakitnya, dear hubby cuman berani makan maksimal dua potong saja...poor him! Menurut mereka rasanya sudah enak dan pas, tapi kalo untuk aku agak kemanisan dikit padahal gulanya udah aku kurangi. Nanti kalau jadi bikin topo map cake harus aku kurangi lagi sedikit. Dan loyangnyapun harus yang ukuran kecil biar hasil cakenya lebih tinggi.

Berikut resep yang sudah aku modifikasi dari Wendy's Ink "Table for 2...or more". Resep aslinya dari Puan Mastura Yasak. Karena separuh resep, aku menggunakan loyang brownies...hasil jadi kuenya agak pendek.

Bahan :
- 125 gr butter (aku 75 gr margarin dan 50 gr butter)
- 110 gr gula halus
- 3 butir telur
- 150 gr tepung terigu protein sedang + 1/2 sdt baking powder
- 65 ml susu evaporated (aku 60 ml susu ditambah 3 sdm pandan paste home made)
- 1/2 sdt vanili bubuk

Cara membuat :
  1. Panaskan oven 180 C. Siapkan loyang brownies dan oles mentega dan taburi tepung terigu.
  2. Kocok margarin, butter, vanila dan gula halus sampai mengembang dan pucat. Tambahkan telur satu persatu sambil dikocok hingga rata.
  3. Tambahkan separuh bagian terigu dan kocok dengan mixer kecepatan rendah.
  4. Masukkan campuran susu evaporated dan pasta pandan lalu kocok asal rata, lalu berikut sisa tepungnya kocok asal rata.
  5. Tuang ke dalam loyang lalu panggang sekitar 25-30 menit atau sampai tusuk gigi keluar dalam keadaan kering.


28 Juni 2012

Mini Pizza Bites


Dulu sudah pernah bikin pizza imut dengan resep roti tanpa telur. Kali ini pengen coba dengan resep roti manis biasa yang dikurangin takaran gulanya.Tentu beda kelembutan rotinya kan?? Dua duanya enak...
Tapi yang dulu itu tentu kalorinya lebih sedikit dibanding yang ini. Cocok buat yang lagi diet ^^

Resep ini aku modifikasi dari resep sahabatku yang sudah pindah ke Jakarta 'Mbak Nike Pulungan'. Alhamdulillah sebelum beliau pergi kami diajari ilmunya. Dan dapat warisan loyang muffin ini juga. Makasiiiih ya mbak, semoga ilmunya dan loyangnya barokah...

Menurutku resep beliau sudah perfect tapi aku bikin dengan ukuran di bawah ini untuk menyesuaikan dengan kapasitas mixerku. Kalau beliau dulu bikinnya tuk pesanan khusus. Satu kali ngadon bahan tepungnya 1 1/2 kg, dengan hasil jadi sekitar 150 buah pizza mini. Dengan tepung sebanyak itu menghabiskan 3 botol saus tomat @340ml, 500 gr bawang bombay dan 300 gr daging giling untuk sausnya. Memang cocok tuk teman yang mau  jualan atau bakul kue...

Jadi resep di bawah ini aku sesuaikan saja dengan banyak adonan yang biasa aku adon ya...dagingnya juga aku tambah biar lebih mantap, hehe. Kan tuk konsumsi sendiri ^^
Untuk resep sausnya ini masih banyak sisanya, jadi masih bisa disimpan di freezer tuk stok kalo bikin roti lagi.

Bahan :
- 400 gr tepung terigu protein tinggi
- 200 gr tepung terigu protein sedang
- 70 gr gula pasir
- 1 butir telur
- 3/4 sachet ragi instant (1 sachet = 11 gr)
- 1 sdt garam
- 50 gr margarin
- 300 ml air hangat

Saus Topping :
- 2 siung bawang putih, geprek, cincang halus
- 250 gr bawang bombay, cincang halus
- 1 1/2 botol saus tomat
- gula pasir secukupnya
- garam secukupnya
- merica secukupnya
- 1 1/2 sdm oregano bubuk
- 1 sdt basil
- 500 gr daging cincang (beri sedikit air sampai menjadi pasta agar ketika ditumis tidak bergumpal)
- air secukupnya
- minyak secukupnya untuk menumis

Taburan :
- paprika, potong kotak kecil
- keju mozarella atau quick melt
- jamur kancing kaleng, dipotong potong
- sosis, dipotong potong (tumis sebentar bersama jamur dengan sedikit minyak)

Cara membuat :
  1. Saus : panaskan minyak, tumis bawang putih sampai wangi. Masukkan bawang bombay cincang. Tumis sampai bawang bombay wangi dan warnanya menjadi transparant. Masukkan daging cincang. Tumis sampai berubah warna sambil diaduk aduk. Tambahkan air secukupnya (sekitar 1 botos saus tomat, dimasak sampai air menyusut dan saus menjadi kental). Tambahkan bumbu garam, merica dan gula. Cicipi apa yang kurang. Masak dengan api kecil sampai saus mengental. Ketika lompor mau dimatikan, tambahkan oregano dan basil. Aduk rata dan matikan api. Dinginkan.
  2. Campur semua bahan kering, aduk rata. Tuang telur dan air hangat sambil dikocok menggunakan mixer spiral sampai kalis.
  3. Tambahkan garam dan margarin sambil terus dikocok sampai rata dan elastis. Tutup dengan serbet basah. Fermentasikan 30 menit.
  4. Ambil adonan dan timbang masing masing 16 gr dan bulatkan lalu letakkan di dalam loyang muffin yang sudah dioles margarin. Pipihkan ke samping samping dengan bantuan tangan. Beri saus daging, susun jamur dan sosis serta paprika. Usahakan saus tidak mengenai pinggir loyang agar tidak melengket. Diamkan sekitar 15 menit. Taburi keju mozarella.
  5. Panggang sekitar 10-12 menit dengan panas oven 400 F. Angkat, langsung lepaskan dari loyang.



Sebenarnya paling bagus topping ditaburkan pada saat akan dipanggang. Tapi berhubung kalau adonan sudah mengembang bentuknya gendut di tengah, maka saus yang ditaruh nanti akan tumpah ke samping samping...walaupun sausnya nggak encer. Jadi lebih enak menaruh bahan saus langsung setelah dipipihkan supaya enak menuangnya di permukaan yang datar. Sausnya akan melengket dengan sendirinya. Setelah roti mengembang dan meregang, sausnya juga ikutan meregang juga jadi ada space yang kosong. Kalau aku pada saat mau dipanggang sebelum ditabur keju...aku tambahkan lagi sedikit sausnya asal rata saja.



Naaaaaah...ini hasil jadinya. Begitu matang langsung hap hap masuk satu, dua dan tiga ke dalam mulut,  hihihi...enaknya ditambah cocolan saus sambal. Sisanya disimpan dan sedikit dibawa buat bekal anak anak pergi berenang.

26 Juni 2012

Brownies Kukus Ny. Liem 2



Dulu aku dah pernah janji lain kali mau bikin browkus cokelat Ny. Liem tapi minyaknya diganti dengan butter/margarin. Tapi setelah aku pikir pikir...kelembutan browkus ini kan dari minyak. Minyak kalau di suhu ruang nggak akan membeku, sedangkan kalau butter atau margarin di suhu ruang langsung mengeras. Nah untuk menyelesaikan masalah ini, aku ambil tengahnya aja. Minyaknya separuh aku ganti dengan butter dan margarin. Kenapa butter dan margarin?? karena menurutku keduanya punya rasa gurih yang berbeda. Dan aku selalu menggunakan campuran butter dan margarin (merk Blueband) untuk menbuat kukis, cake atau apa saja. Hasilnya perpaduan yang pas sekali menurutku. Dapat aroma susu dari butter, tapi dapat juga wangi khas dari margarin. Berikut resep brownies Ny. Liem...

TautanBahan I : - 6 butir telur
- 225 gr gula pasir (aku pake 230 gr)
- 1/2 sdt vanili bubuk
- 1/4 sdt garam
- 1 sdt teh emulsifier

Bahan II :

- 125 gr terigu protein sedang
- 50 gr cokelat bubuk
- 1/2 sdt baking powder

Bahan III :

- 100 ml minyak goreng
- 35 gr margarin
- 30 gr butter
- 100 gr dark cooking cokelat

Bahan IV :

- 75 ml susu kental manis

Cara membuat :
  1. Dalam wadah, masukkan minyak, butter, margarin dan dark cokelat. Panaskan dengan api sedang sampai meleleh, jangan mendidih. Sisihkan.
  2. Campur dan kocok bahan I menjadi satu hingga mengembang dan kental berjejak.
  3. Masukkan bahan II sedikit demi sedikit sambil diayak dan diaduk hingga rata. Tuang bahan III, aduk perlahan dengan spatula hingga tercampur rata. Ambil 100 gr adonan, campur dengan bahan IV, sisihkan.
  4. Tuangkan 1/2 bagian sisa adonan tadi ke dalam loyang ukuran 20x20x7 cm yang telah diolesi dengan margarin dan dialasi dengan kertas roti. Kukus selama 10 menit dalam dandang yang sudah terlebih dulu dipanaskan dengan api sedang (cat: kalau terlalu tinggi apinya, brownies akan bergelombang permukaannya)
  5. Tuang adonan yg telah dicampur dengan bahan IV, kukus 5 menit dan terakhir masukkan sisa adonan. Kukus kembali selama 30 menit hingga matang.
  6. Angkat dan dinginkan.



Hasilnya bisa ditebak...teksturnya tetap lembut. moist dengan  rasa gurih khas butter dan margarin. Mmmm...yum yum!!

Browkus Keju Dewi Nik



Sebenarnya agak kurang tepat kalau kita menamakan kue yang bukan cokelat dengan sebutan brownie ya. Brownie kan dari kata brown yang berarti cokelat. Tapi memang penamaan ini karena trend di Indonesia. Karena kuenya benar benar nyoklat dinamakan brownies, dan mungkin karena kuenya benar benar ngeju dinamakan brownies keju, begitu juga dengan brownies pandan...dan sebagainya. Jadi kita juga ikut trend aja ya...^^

Sudah dua kali aku mencoba browkus keju belum pernah ada yang benar benar sukses. Kali ini aku mencoba lagi resep dari sahabatku ibu mamah Dewi Nik. Dulu waktu Dewi masih tinggal di sini, aku udah pernah cicip buatannya dan rasanya enak sekali. Pas menurutku. Kejunya nggak bikin eneg. Rasa kejunya lembut saja karena nanti di atasnya ada taburan keju lagi. Manisnya juga pas. Pokoknya ini jenis kue yang jadi favorit anak anak. Bahkan ibu ibu juga banyak yang pesan sama Dewi dan merupakan salah satu kue andalan bakul kuenya... . Nah, sebelum mencoba aku sempat konsultasi dulu sama Dewi gimana biar kuenya sukses...dan dapat tips yang  sangat berguna. Makasih banyak ya Wi...berikut resepnya Dewi ya...

Bahan A :
- 12 kuning telur
- 2 putih telur
- 200 gr gula pasir

Bahan B (diayak) :
- 70 gr terigu protein sedang
- 20 gr susu bubuk
- 10 gr maizena

Bahan C (ditim sampai meleleh) :
- 100 gr margarin
- 20 gr butter
- 50 gr white cooking chocolate
- 70 gr keju cheddar, parut halus

Bahan D (filling) :
- 30 gr meises (merk Ceres)
- 20 gr keju cheddar (merk Kraft)

Taburan :
- butter cream secukupnya 
- keju cheddar parut
 
Cara membuat  :
  1. Panaskan alat pengukus. Ikat tutup pengukus dengan kain serbet.
  2. Olesi margarin dan alasi loyang brownies atau loyang 20x20cm dengan kertas roti.
  3. Kocok bahan A hingga mengembang (putih, kental berjejak). Matikan mixer.
  4. Masukkan bahan B ke dalam kocokan telur lalu aduk sampai tercampur asal rata.
  5. Masukkan lelehan bahan C sedikit sedikit sambil diaduk balik sampai semua tercampur rata.
  6. Tuang sebagian adonan ke dalam loyang lalu masukkan ke dalam kukusan yg sudah berasap. Kukus dengan api sedang saja selama 15 menit.
  7. Keluarkan loyang dari pengukus, lalu taburi atasnya dengan bahan D (filling). Tuang sisa adonan ke dalam loyang.
  8. Masukkan kembali loyang ke dalam kukusan dan kukus kembali hingga matang sempurna kurang lebih selama 25 menit.
  9. Setelah dingin hias dengan olesan buttercream dan taburan keju cheddar parut.
 


25 Juni 2012

Kolak Biji Salak


Nah, karena udah deket deket ramadhan...mulai lagi rajin bikin jajanan manis manis yang khas tuk berbuka puasa. Untuk persiapan aja, hehe. Kali ini aku bikin kolak biji salak. Manis gurih dan lembut dari printilan ubi jalarnya. Ueeenak deh pokoknya...!

Bahan biji salak :
- 500 gr ubi jalar kuning, kukus lalu haluskan panas panas
- 100 gr tepung kanji
- 1/2 sdt garam

Saus gula merah :
- 250 gr gula merah
- 1/2 sdt garam
- 600 ml air
- 2 lembar daun pandan
- 2 sdm tepung sagu larutkan dengan sedikit air

Saus santan (masak sampai mendidih sambil diaduk) :
- 250 ml santan dari 1/2 butir kelapa
- 1/2 sdt garam
- 2 lembar daun pandan

Cara membuat :
  1. Campur ubi kukus halus dengan tepung kanji dan garam. Bentuk bulat lonjong seperti biji salak.
  2. Didihkan air dalam panci. Masukkan biji salak. Masak hingga mengapung. Angkat, tiriskan.
  3. Dalam panci, campur air, gula merah, daun pandan dan garam. Masak sampai mendidih lalu saring. Tambahkan larutan kanji dan masak lagi sambil diaduk sampai mendidih dan kental.
  4. Masukkan biji salak, biarkan meletup sebentar dan angkat.
  5. Sajikan dengan siraman saus santan.



Es Cendol Campur



Dulu sudah pernah bikin cendol dari tepung beras. Tapi hasilnya nggak memuaskan. Hari ini aku coba resep yang menggunakan tepung hunkwe...kebetulan stok di rumah masih banyak. Resepnya dari Tabloid Nova yang aku ketemu di blognya Mbak Julia "Chef by Accident" . Aku padukan dengan resep dari Majalah Sedap. Alhamdulillah hasilnya lumayanlah tuk pemula...hahaha. Rasanya sudah okey karena menggunakan pandan dan suji. Tapi bentuknya nggak panjang panjang kurus melainkan agak keriting dan pendek pendek. Nggak tau kesalahan ada pada aku, di cetakannya atau di adonannya. Tapi gitu gitu juga habis kok. Campuran lainnya yang bikin tambah enak. Nangka dan cincau...serta es serut!!

Sama dengan pendapat Mbak Julia, santan yang paling cocok dan emang sehat ya santan segar yang nggak lewat proses pemasakan. Ibuku juga dulu kalo bikin ya pake santan segar. Tapi kelapa harus diparut sendiri dan diperas menggunakan air hangat yang matang. Selain santannya nggak pecah, wanginya juga segar. Nah berhubung aku beli kelapa parutnya di pasar yang nggak bisa dijamin kehieginisan alat parutnya jadi kali ini aku masak aja santannya ya. Biar aman dari sakit perut...^^

Bahan cendol :
- 100 gr tepung hunkwe
- 50 gr tepung beras
- 100 ml air daun pandan dan suji (dari 3 lembar daun pandan dan 15 lembar daun suji)
- 600 ml air
- 1 sdt garam

Bahan saus gula (masak lalu saring):
- 500 gr gula merah
- 100 gr gula pasir
- 500 ml air
- 3 lbr daun pandan

Bahan saus santan (masak sambil diaduk terus sampai mendidih):
- 1000 ml santan dari 1 butir kelapa
- 1 sdt peres garam
- 2 lembar daun pandan

Bahan pelengkap : 
- nangka secukupnya, potong-potong 
- cincau secukupnya, potong kotak
- es serut, secukupnya
Cara membuat :
  1. Campur tepung hunkwe, tepung beras, air daun suji, air, dan garam, aduk rata lalu masak sambil diaduk sampai adonan matang dan meletup-letup.
  2. Siapkan air matang yang berisi es batu dalam wadah, lalu taruh cetakan cendol di atasnya. Tuang adonan cendol secukupnya, tekan-tekan sampai adonan keluar. Lakukan sampai adonan habis.
  3. Sajikan cendol dengan saus gula merah, saus santan, dan es serut.

 

Lihat hasilnya di bawah...lucu ya agak keriting keriting gitu...