Halaman

30 November 2012

'Mangge Mada' Gulai jantung Pisang dari Bima






Dalam rangka mengikuti challenge #7 IDFB yang kali ini bertemai gulai nusantara, aku ingin mengangkat kuliner dari daerah Bima. Indonesia memang kaya akan keanekaragaman kuliner, tapi sayang kurangnya blogger dari daerah terutama Indonesia Timur membuat kita pun awam akan beberapa makanan yang unik dari sana. Nah sayur mangga mada ini adalah sayur gulai jantung pisang. Berbeda dengan gulai dari daerah lain yang syarat dengan bumbu bumbu, sayur ini termasuk simpel baik bahan dan pembuatannya. Walau begitu citarasanya unik dan khas. Suka dengan perpaduan santan, kelapa sangrai, jeruk nipis dan belimbing. Segaar..

Baca selengkapnya »

28 November 2012

Steamed Moist Chocolate Cupcakes & a Sweet Suprise...






Resep cupcake ini aslinya adalah dari resep steamed moist chocolate cake yang udah pernah aku bikin sebelumnya. Bikinnya selalu pake loyang bulat 20cm, tapi kali ini mau coba bikin versi cupcakenya. Ini juga dapat ide dari salah satu pembaca Hesti's Kitchen yang katanya suka dengan hasilnya yang dibikin cupcake. Pas jadi rasanya ya sama persis gak berubah tetap enak dan moist tapi bentuknya kok jadi seperti bolu kukus mekar yaaaa *garuk garuk kepala*

Karena aku bikin buat nyemil anak anak, aku kasih sedikit semprotan ganache biar lebih menarik. Soalnya warnanya dan bentuknya hitam gitu aja dan nggak 'mengundang', hihi





Di moment yang indah ini aku juga pingin berbagi kebahagiaan. 27 resep Hesti's Kitchen ikutan nampang di Majalah kuliner 'AROMA' Malaysia edisi Desember bersama dengan olahan bento foodie blogger berbakat Yunita Rahmasari atau lebih dikenal dengan Tata Bonita pemilik blog Bonita Cooking & Bento Wonderland. Mbak Tata dengan olahan bentonya yang imut dan lucu-lucu. Makasih ya Mbak Tata udah ngajakin aku. Tak lupa pula terima kasih aku ucapkan kepada Kak Siti Dimiyati Awe dari pihak majalah AROMA atas kepercayaannya mengajak aku berkongsi resep. Selain kami dari Indonesia tentu saja resep resep lainnya adalah sumbangan dari blogger Malaysia yaitu Kak Ita 'Masam Manis' dan Mbak Rahel dari Rahel.blogspot yang tidak diragukan lagi hasil karyanya.

Mimpi saja sebenarnya tidak pernah bisa ikutan masuk majalah hehe. Dulu awal awal bikin blog cuman iseng. Pingin nyalurin hobby dan mendokumentasi semua resep olahan dapurku. Kemudian meningkat jadi lebih serius dengan mencari resep resep tradisional yang sudah tidak populer serta lebih menekuni dunia food photography. Inti dari belajar food photography ini buatku adalah bagaimana menampilkan resep makanan atau kue semenarik mungkin agar pembaca tertarik untuk mencobanya.



23 November 2012

Yogurt Cheese Cake with Blueberry Topping




Memang resep ini niy yang aku tunggu tunggu, soale dari kemaren pengen ngabisin creamcheese tapi bingung mau bikin apa karena cuman dikit. Eh pas bener Kak CT posting resep yogurt cheesecake ini di blognya. Cuman membutuhkan 125 gr creamcheese. Segera siapin bahan dan buat sebelum cream cheesenya jamuran...makasih Kak CT buat resepnya ya. Resep asli bisa dilihat di Ros Jintan Manis yang menggunakan cream cheese 100 gr.




Hasilnya enaaaaak, ringan dan yang pasti cheesy lah. Modelnya kayak Japanese cotton cheesecake. Tapi emang aku lebih suka yang model gini dibandingkan cheesecake berat ala amerika or eropa yang super duper ngeju, hehe. Lidahnya nggak terlalu cocok ^^
Baca selengkapnya »

20 November 2012

Rica Rodo (Menado)





Rica rodo adalah sayur khas dari daerah Menado. Bahan dasarnya adalah terong. Beda dengan olahan terong yang biasa dibalado atau dibakar, rica rodo ini termasuk sayur tumis. Rasanya segar karena banyak sayurannya. Bumbunya khas menado. Pengen tau lebih jelas resepnya?? Silahkan baca di Majalah online 'Rasa Indonesia' edisi 2/November. Silahkan didownload yaaaaa...








19 November 2012

Apple & Cream Cheese Braid and Cinnamon Roll with Creamcheese Frosting







Aku termasuk orang yang rajin sekali bikin roti. Hampir tiap minggu bikin buat bekal anak anak dan hubby. Tapi sudah berapa minggu ini off baking, lagi suka yang tradisional hehe ^^. Tapi kemarin aku sempatkan lagi bikin. Kangen juga rotikuuuuu...


Baca selengkapnya »

15 November 2012

Putu Cangkir vs Putu Ambon




Sudah lama penasaran pengen bikin kue ini tapi selalu terkendala alat. Bahannya hanya ada di Makassar dan di toko khusus. Cetakan ini berbentuk bulat seperti setengah lingkaran yang ada corong kecilnya. Sedangkan kukusannya hanya mempunyai sedikit lubang dan ukurannya agak besar. Nanti setelah diisi tepung, bagian corongnya dimasukkan ke dalam lubang kukusan sehingga distribusi panasnya hanya ke lubang tersebut...makanya matangnya cepat. 

Putu cangkir dan putu ambon adalah jajanan khas Sulawesi Selatan. Jarang dibuat sendiri di rumah. Hanya biasa dijajakan oleh penjual di pinggir jalan. Keduanya menggunakan bahan yang sama cuman beda di jenis gula dan cara membuatnya. Kalau putu cangkir bahannya tepung ketan putih yang disiram air gula merah/putih diberi isian kelapa+ sedikit garam lalu dikukus. Sedangkan putu ambon bahannya tepung ketan putih campur kelapa dan garam, diisikan gula merah lalu dikukus. Yang khas adalah adonannya tepungnya berbutir butir halus khas hasil pengayakan.

Kali ini tanpa menggunakan cetakan dan kukusan yang semestinya, aku tetap niat bikin. Nekat beneeer walaupun gak ada resepnya. Pokoknya pake feeling aja. Dikit dikit aja biar kalo gagal nggak mubazir. Dengan menggunakan cetakan pie mini jadi juga putu cangkirnya. Hihi...walaupun beda bentuk rasanya tetap yummi. Cuma pada percobaan pertama gambar di atas, putu cangkirnya agak berat dan padat. Kan harusnya ringan. Aku tanya mama katanya adonannya tidak boleh ditekan tekan sambil dipadatkan. Karena nanti ketika dikukus tepung akan mengembang sedikit kena uap panas. Oaaaalahh...ternyata!! hihi...







Kelapa yang digunakan untuk isian putu cangkir sebaiknya diparut sendiri mengikuti serat agar hasilnya panjang panjang dan cantik. Dan cara parut ini cocok untuk bikin isian enten atau cangkuning. Kalau kelapa parut halus yang cara parutnya melawan serat cocoknya tuk dicampurkan ke dalam adonan seperti untuk membuat putu ambon di bawah.





Akhirnya aku bikin lagi batch kedua dengan mengikuti saran mama. Hasilnya sukseeeesss...ringan.
Dan satu lagi yang khas adalah cara menyantapnya yang dikepal kepal supaya padat dan isian kelapanya tidak berhamburan. Paling enak dan afdol dinikmati hangat sambil menyeruput teh panas. Nyamannaaaaa...!




Yang di atas aku bikin 2 versi. Putu cangkir cokelat dan putih. Yang membedakan adalah satu menggunakan gula merah dan satu gula pasir. Lebih enak yang merah dong...berikut resepnya ya,

Bahan (untuk sekitar 8 buah) :
- 75 gr tepung beras putih
- 50 gr tepung ketan putih
- 100 gram gula merah dimasak bersama 100 ml air dan pandan, saring
- secubit garam

Bahan filling (aduk rata) :
- 1/4 butir kelapa setengah tua, kupas dan parut
- secubit garam

Cara membuat :
  1. Siapkan kukusan. Panaskan dengan api tinggi.
  2. Aduk tepung tepung beras, tepung ketan dan garam halus sampai rata. Tambahkan air gula merah sedikit sedikit sambil diaduk sampai berbutir kasar dan lembab. Larutan gula merahnya tidak harus habis. Jangan sampai basah karena akan susah diayak. Ayak sampai keluar butiran halus.
  3. Masukkan sedikit tepung dalam cetakan. Jangan ditekan tekan. Beri isi kelapa lalu tutup lagi dengan tepung.
  4. Tata cetakan dalam dandang. Kukus selama kurang lebih 35 menit (kalau memakai kukusan khusus hanya sekitar 5 menit) atau lebih lama kalau cetakannya besar. Kalau belum matang lepaskan dari cetakan lalu kukus lagi tanpa cetakan.
  5. Angkat, biarkan uap panasnya hilang, simpan dalam wadah tertutup agar tidak kering.



Nah...yang di atas ini adalah putu ambon. Bahannya sama dengan putu cangkir. Tepung ketan diberi air secukupnya yang sudah diberi garam sampai berbutir butir lalu ayak. Tambahkan kelapa parut lalu aduk asal rata. Padatkan dalam cetakan beri gula di tengahnya lalu tutup lagi dengan adonan lalu kukus sampai matang. Rasanya legiiiit, gurih dan manis...



12 November 2012

Kue Kering Melinjo




Postingan ini sebenarnya dah lama kubuat tapi baru diposting sekarang. Ini kali pertamanya aku coba bikin kukis melinjo. Kalau dulu kebayang aneh rasanya karena ada pahit dari melinjo, ternyata aku salah besar. Rasanya enak, melinjonya nggak pahit justru menyumbang aroma khas. Wangi deh pokoknya. Yang tertarik resepnya silahkan lihat di Majalah Rasa Indonesia, tapi sebelumnya download dulu yaaaaaa...