24 Desember 2013
Sentiling (Jawa Tengah)
Jarang ketemu ubi yang bagus di sini. Nah sekalinya dapat langsung aja aku beli walaupun belum ada ide mau dibikin apa. Setelah searching resep, aku tertarik bikin sentiling. Selama ini bikin kue singkong biasanya yang menggunakan resep Sulawesi. Banyak juga macamnya, tapi belum pernah coba sentiling yang di dalamnya mengandung agar agar. Jadi penasaran. Resep aku lihat di mbak Diah Didi. Beneran kata mbak Diah, hasilnya enak, lembut karena ada agarnya dan manisnya pas. Suka deh. Tengkiuuu mbak Diah ^^
Resepnya sama persis, bentuknya aja yang beda. Kalau mbak Diah masing masing warna dikukus secara terpisah sedangkan aku, aku gabung semuanya dengan dikukus berteumpuk. Kukus merah dulu, habis itu tuang kuning, kukus lagi lalu terakhir hijau. Aku menggunakan cetakan kue sakura biar tampil beda...heh. Kelihatan kinclong banget ya? Kayak agar agar. Padahal nggak aku olesi minyak cetakannya. Tapi nanti kalau dipotong baru terlihat tekstur singkongnya.
Label:
Jajanan Tradisional
22 Desember 2013
Cotton Cake Ketan Hitam
Hari ini aku coba bikin cotton cake ketan hitam. Tapi resep dari majalah Sedap ini tidak 100 % menggunakan tepung ketan tapi separuhnya menggunakan terigu. Hasilnya enak, wangi, moist dan super lembut khas cotton cake. Tapi rasa ketan hitamnya mild saja menurutku...ya mungkin karena ada campuran terigunya itu. Rasanya pun gurih seperti cake umumnya yang menggunakan mentega. Beda dengan cake ketan hitam yang memakai minyak. Minyak cenderung plain baunya sehingga memunculkan aroma khas ketan. Berikut ini resep dari Sajian Sedap ya...
Baca selengkapnya »
Label:
Cotton Cake,
Ketan Hitam
21 Desember 2013
Curry Puff...Tanpa Kari
Resep ibu Fatmah Bahalwan NCC
Hari libur ini aku sudah niat mencoba lagi karipap pusing. Waktu itu aku pusing beneran karena penampakannya kurang memuaskan. Nah berbekal resep Bunda Fatmah Bahalwan aku mulai start bikin jam 3 siang. Cuma 1/3 resep. Tak diduga bikinnya cepat sekali. Setengah jam saja, karipapnya sudah bisa dinikmati. Tapi syaratnya isiannya dah dibikin duluan. Kali ini isiannya tidak menggunakan bumbu kari. Bukannya tidak suka, tapi anak anak lebih senang makan kari ayam beneran daripada makan kari ayam isian pastel...hehe. Jadi isiannya kentang, wortel, ayam cincang dengan bumbu bawang putih, bawang merah dan merica. Ditambahkan daun bawang dan seledri.
Alhamdulillah resep bu Fatmah sukses berusar-usar. Putarannya kelihatan benar. Rasanya juga oke banget. Kulitnya gurih dan renyah. Aku usahakan bikin kulitnya setipis mungkin supaya cantik dan seimbang dengan isinya. Aku juga tidak suka kulit pastel yang terlalu tebal. Tapi masih ada beberapa yang terbuka sewaktu digoreng. Cuma dua biji sih. Lumayanlah tuk percobaan kedua ini. Aku rasa karena terlalu tipis gilingnya, sebagian adonan menteganya lengket di silicon matku. Jadi bolong adonan kulitnya.
Caranya mengisi filling juga tidak boleh terlalu penuh, karena ketika kita merapatkan ujung ujungnya kita cenderung menarik adonan supaya saling bertemu. Jadi kalau isiannya terlalu banyak, tarikannya juga terlalu banyak sehingga sambungan kulit yang berlapis lapis itu jadi lepas yang berakibat ketika digoreng jadi pecah. Satu tip supaya lapisan kulitnya banyak, ketika digiling harus sepanjang mungkin. Semakin panjang adonan semakin banyak gulungannya dan semakin banyak pula lapisan yang tercipta.
Karena isiannya masih sisa aku bikin lagi 1/3 resep. Kali ini menggunakan resep mbak Vivi "Jajane Vivi". Alhamdulillah jadi juga. Hasil kulitnya renyah dan cenderung agak rapuh. Tapi rapuhnya bukan gampang hancur melainkan lebih ringan. Aku duga karena penggunaan lemak yang berbeda pada kedua resep. Resep bu Fatmah menggunakan margarin dan minyak. Resep mbak Fifi menggunakan margarin dan mentega putih. Kalau rasa, lebih gurih resep kulit bu Fatmah karena selain menggunakan margarin dan minyak beliau juga menambahkan sedikit gula pasir ke dalam adonannya. Untuk tekstur keduanya sama sama renyah dan bertahan lama renyahnya hanya punya mbak Fifi lebih ringan kulitnya. Keduanya punya kelebihan masing masing. Sewaktu mengerjakan adonan juga adonan mbak Fivi lebih mudah dihandle karena telah diistirahatkan selama 15 menit. Oh iya satu lagi...ketika mengerjakan adonan, untuk menghindari adonan melengket di matku aku taburi tipis tepung terigu. Mau tau hasilnya?? ketika digoreng kulitnya muncul sedikit gelembung kecil seperti pastel biasa. Sekedar sharing saja ^^
Over all aku puas sama kedua resep. Walaupun menurutku dari penampakan belum bisa sama persis sama punya mbak Fifi dan Bu Fatmah tapi rasa penasaranku sudah terobati. Satu lagi resep berhasil aku taklukkan. Cieeeeee...
Untuk Bunda Fatmah dan mbak Fifi terima kasih tuk inspirasinya...semoga barokah ya.
Label:
Ayam,
Malaysia,
Snack Gurih
19 Desember 2013
Brownie Pie
Brownie Pie adalah pie dengan perpaduan brownies sebagai fillingnya. Kulit pie yang renyah bertemu brownies yang lembab dan nyoklat harusnya sih enak ya...aku juga membayangkannya begitu. Setelah aku buat rasanya kata anak-anak sih enak, tapi aku lebih suka makan brownies apa adanya tanpa pie sebagai crustnya...atau makan pie sebagai pie buah atau cheese pie lebih enak. Pie cokelat juga enak, aku dah pernah bikin dulu. Mungkin juga perpaduannya kurang seru karena aku membuatnya dalam ukuran mini sehingga kelembaban browniesnya berkurang. Sewaktu masih panas browniesnya agak moist. Tapi ketika dingin cenderung kering. Mungkin kalau dibuat dalam ukuran besar akan terasa nikmat cokelatnya. Kalau yang aku buat ini rasanya setengah setengah...hehe.
Resepnya bisa menggunakan resep pie atau brownies favorit. Aku menggunakan kulit pie buah yang biasa aku bikin dengan paduan brownies cappucino. Kalau ingin tau resepnya bisa di cek di label "pie" dan "brownies".
17 Desember 2013
Lapis Legit Anyam
Dulu sekali pernah bikin lapis legit roll. Pede aja bikinnya karena nggak setebal lapis legit umumnya. Malas membayangkan lamanya melapis menggunakan oven api atas. Dibikin cuma 3 lapis setelah itu digulung dan terlihat lebih tebal. Nah kali ini tertarik bikin lapis legit anyam. Whaaat?? Berani beraninya ya? lapis legit standar aja belum pernah bikin eh ini mau bikin yang anyam. Terdiri dari 2 buah lapis legit setebal 4 lapis ditambah 2 buah lapis moka setebal 4 lapis pula. Tapi disusun sedemikian rupa sehingga terbentuk motif seperti anyaman.
Setelah mengumpulkan mood, hari ini aku eksekusi resep dari Sajian Sedap. Aslinya adalah lapis anyam cokelat putih, tapi karena aku kehabisan cokelat pasta, aku pakai saja moka pasta. Warnanya tentu saja tidak secoklat cokelat pasta ya. Tapi nggak apa apa yang penting kelihatan sedikit perbedaan warnanya.
Lumayan lama dan membutuhkan ketelatenan tapi selesai juga. Walaupun nggak serapi punya Sajian Sedap aku sudah puas sekali. Rasanya jangan ditanya. Legit, wangi spekkuk berpadu wangi moka tipis saja, pokoknya super deh. Tapi nggak berani makan banyak banyak secara kue ini menghabiskan 30 butir kuning telur, 250 gula pasir dan 400 gr butter + margarin. Kebayang kolesterolnya bu ibu?? hubby, aku, dan Iyut dijatah satu potong. Sepotong itu ukuran 12 x 5 x 1 cm lho. Lumayan besar...dan mengenyangkan karena manis. Tapi Hanif boleh makan 2 potong soalnya dia imut...lagian kue ini memang favoritnya. Cukup hari ini besok besok lagi baru berani sentuh lagi. Alhamdulillah...
Label:
Cake,
Lapis Legit,
Spekuk
12 Desember 2013
Calamansi Roll Cake
Kan kemarin masih ada sisa jeruk calamansinya beberapa biji. Aku ada ide buat ditambahkan ke bolu gulung. Suka sekali sama aromanya di cake calamansi kemarin. Kebetulan aku buatkan kue ini tuk bapakku yang mau balik ke Makassar. Beliau sukanya kue yang ada aroma asam segarnya. Jadi tuk fillingnya aku kasih manisan prune dan selai strawberry. Kelihatan kan di gambar...jadi lucu juga motifnya ^^
Resep bolu gulung sama dengan marble roll kemarin pake resepnya mbak Dida Rachmadiah. Cuma susu cair aku ganti dengan air jeruk calamansi +1 sdm parutan kulitnya. Asli wangiiii...ada asem manis dari fillingnya juga.
Label:
Bolu Gulung,
Cake,
Calamansi (Lemon Cui)
7 Desember 2013
Calamansi Cake (Cake Lemon Cui)
Lagi bingung...di rumah lagi banyak lemon cui. Kemarin diambilkan tukang kebun dari rumah kosong di sebelah. Sudah dibuat jus nggak habis habis. Aku cari di google apa saja olahan lemon cui. Ternyata banyak juga yang dibuat cake. Dibikin calamansi curd juga bisa.Tapi hari ini aku tertarik bikin cake yogurt lemon cui. Sayangnya di rumah nggak ada yogurt. Aku ganti dengan susu cair saja. Di resep aslinya kelihatan kuenya yang lembut dan moist. Udah kebayang bayang juga wanginya.
Setelah jadi, nggak sabar langsung aku icip sedikit. Aromanyaaaa...asli wangi. Mirip mirip dengan aroma jeruk sunkist tapi menurutku lemon cui ini lebih wangi. Bahkan ketika masih di oven baunya sudah keluar. Anak anak pun gak sabar. Tergodaaaa....
Rasanya enaaaaaak sekali. Pake banget. Asli enak karena kami berempat serentak bilang enak begitu mencicipinya. Walaupun lemon cui segar rasanya sangat asam, tapi di kue ini tidak ada jejak asam sama sekali. Penampakan teksturnya sedikit berbeda dengan yang di resep asli. Walaupun punyaku lembut dan ringan tapi tidak semoist yang menggunakan yogurt. Menurutku teksturnya selembut Mrs.Ngsks Butter Cake yang menggunakan teknik kocok pisah kuning dan putih. Gini aja dah enak banget, apalagi kalo dikasih yogurt ya? InsyaAllah lain kali coba lagi, kebetulan masih banyak lemon cuinya...
Resepnya aku ambil dari Sotong Cooks. Sama persis hanya yogurt aku ganti susu cair. Di bawah ini aku catatkan resep aslinya ya...
Baca selengkapnya »
Label:
Cake,
Calamansi (Lemon Cui),
Yogurt














