Halaman

8 Januari 2012

Bubur Jagung Pulut

Bubur Jagung Pulut

Bubur Jagung Pulut

Mungkin sebagian orang ada yang belum familiar dengan 'jagung pulut'. Ya memang, jagung ini diberi nama demikian karena memiliki tekstur seperti ketan alias pulen dan lengket. Beda dengan jagung umumnya yang berwarna kuning, jagung pulut berukuran lebih kecil, berwarna putih (ada juga yang kuning) dengan buliran jagung yang lebih besar.

Walaupun di beberapa daerah di pulau Jawa jagung pulut dapat ditemukan, namun teksturnya lebih keras dibanding dengan jagung pulut Sulawesi. Ciri khas jagung pulut Sulawesi sangat empuk karena memiliki kandungan amilopektin yang lebih tinggi. Kandungan inilah yang membuat jagung memiliki sensasi lengket (sticky) dan lebih kenyal (source : antaranews.com). Umumnya di beberapa daerah di Sulawesi Selatan, jagung ini diolah dengan cara direbus. Pada saat mau disantap disajikan bersama sambelnya, campuran cabe garam dan perasan jeruk limau *duh jadi ngeces deh membayangkan*. Pokoknya benar-benar nikmat deh...walaupun dengan pengolahan minimalis alias cuman direbus. Nah kalo di luar negeri, kayaknya jenis jagung inilah yang diolah untuk dijadikan tepung.


Jagung Pulut

Dulu aku udah pernah bikin jajanan khas Sulawesi dari jagung pulut kering yang sudah dikupas kulit luarnya. Namanya bubur 'bassang'. Tapi karena kemarin aku dapat jagung pulut segar di pasar, aku mau bikin versi lain bubur jagung. Mamaku biasa bikin seperti membuat bubur manis pada umumnya dengan campuran santan dan gula merah. Biasanya beliau menambahkan sedikit beras supaya buburnya jadi lebih banyak. Nah kalo pada umumnya kita menambahkan tepung maizena, tepung beras, atau tepung terigu untuk mengentalkan kuah...bubur jagung ini tidak memerlukan sama sekali. Kuahnya sendiri sudah kental dari saripati jagung yang keluar pada saat proses memasak. Resepnya berikut ini...pake ilmu kira kira:


Bahan :

- 5 buah jagung pulut, serut
- 1 genggam beras
- 500 gr gula merah, masak dengan sedikit air lalu saring
- 1200 ml air untuk merebus
- 1000 ml santan
- sejumput garam
- daun pandan
- santan kanil tuk saus siraman

Cara membuat :
  1. Masak jagung, beras, daun pandan dan air sampai betul betul empuk dan beras menjadi bubur (aku pake presto).
  2. Tambahkan santan, garam dan gula merah, masak lagi sambil sesekali diaduk sampai mendidih dan kuah mengental.
  3. Sajikan hangat dengan saus santan kental (santan kanil yang dimasak bersama sedikit garam)

6 Januari 2012

Bolu Kambu


Bolu Kambu


Waktu mama datang ke sini bulan lalu, beliau ikutan intip-intip blogku. Pingin lihat variasi isinya. Terutama seberapa banyak resep-resep beliau udah kudokumentasikan. Katanya..."masih ada yang kurang niy...belum ada bolu kambu", itu lho masih sodaraan sama paria kambu, hahahaaa. Lha aku gak tau gimana cara bikinnya...waktu dulu mama bikin kayaknya aku lagi bolos masuk dapur...hehe. Segera mama menguraikan panjang lebar resep dan cara bikinnya. Tapi seperti biasa pake ilmu kira-kira. Waaaah, kalo resep rumit kayak gini pake ilmu kira-kira, aku khawatir hasilnya gak sesuai dengan yang diharapkan.


Kebetulan kemarin waktu Tabloid Saji langgananku datang aku dapat bonus kalender yang isinya beberapa resep makanan khas daerah. Termasuk di dalamnya resep bolu kambu atau bahasa Indonya ikan bandeng isi. Horeeee... luv u pul Saji *sambil ngecup-ngecup kalendernya* . Segera aku menyiapkan bahannya. Agak mirip-mirip dengan paria kambu, bedanya isian ikan bolu ini adalah dagingnya sendiri yang dikeluarkan lalu diolah bersama kelapa sangrai, telor dan bumbu-bumbu.
Lumayan ribet. Yang paling ribet adalah mengeluarkan daging bandeng dari kulitnya. Alamaaaak...walaupun berhasil tapi dengan susah payah. Kalo di resep malah bandengnya utuh, dipukul-pukul lalu dikeluarkan isi dan tulangnya. Aku nggak bisa, hingga ikannya kubagi dua. Baru deh bisa ditarik keluar isinya. Ampuuuun...kapoook deh. Walaupun hasilnya enak, gurih dan setimpal dengan prosesnya pembuatannya, kayaknya aku gak bakalan bikin lagi, kwkwkwkw...yang lucunya sewaktu ikannya digoreng kulitnya menciut hingga isinya menyembul keluar...tapi tetep cantik kok.

Oh iya, karena resep ini masih kurang dikenal, maka untuk mempromosikannya seperti biasa aku ikutkan dalam ajang IFP (Indonesian Food Party) edisi bulan ini dimana MBak Tata dan MBak Momon sebagai adminnya. Makasih yaaa udah diberi kesempatan tuk ikutan...


Berikut resepnya aku catat dari Kalender Tabloid Saji ya...


Bahan :

- 2 ekor ikan bandeng (1000 gr)

- 2 butir telur

- 100 gr kelapa parut kasar, sangrai, haluskan

- 1 1/2 sdm air asam jawa, dilarutkan dalam 2 sdm air

- 1/2 sdm garam

- 1/2 sdt gula pasir

- minyak untuk menggoreng


Bumbu halus :

- 1 sdt ketumbar sangrai

- 1 batang sereh, ambil putihnya lalu goreng

- 1 cm lengkuas, goreng

- 5 butir bawang merah, goreng

- 2 siung bawang putih, goreng

- 1/2 sdt merica bubuk


Bahan sambal mangga (my version) :

- 1 buah mangga mengkal, serut

- 4 buah cabe rawit

- 1/2 sdt terasi goreng

- garam secukupnya

- gula secukupnya


Cara membuat :
  1. Bersihkan ikan. Pukul-pukul badan ikan. Keluarkan tulang ikan dan dagingnya.
  2. Kukus daging ikan di atas api sedang 15 menit sampai matang. Bersihkan durinya, haluskan.
  3. Campur daging ikan, bumbu halus, kelapa sangrai, telur, air asam, garam dan gula pasir sampai rata.
  4. Masukkan ke dalam kulit ikan sambil dipadatkan. Celupkan ke dalam telur. Goreng dengan api panas sedang sampai matang dan keemasan. Angkat.
  5. Sajikan bersama racak racak mangga.

Tips tuk buat sambel mangga : kalo mangganya jenis yang asem, sebelum dibikin sambel diserut dulu lalu diremas remas dengan air garam lalu cuci dan saring. Baru deh dipake tuk nyambel. Jadi gak terlalu asem.

4 Januari 2012

Paria Kambu


Paria Kambu


Bagi masyarakat Sulawesi Selatan, sayur paria kambu ini sudah sangat familiar dan telah menjadi ciri khas sebagai sayur tradisional Makassar. Buat aku, kalo udah ada paria kambu, nggak butuh lauk lagi. Cukup dengan nasi panas ngepul...hmmm nikmatnya luar biasa. Paria kan udah mengandung sayur dan lauk sekaligus dalam adonan fillingnya. Justru karena isiannya yang terdiri dari ikan/udang dan kelapa sangrai inilah rasa pahitnya jadi gak terasa.


Dulu aku udah pernah bikin
paria kambu ikan teri basah. Sekarang mau coba bikin paria kambu udang. Bahannya sama aja cuman protein seafoodnya aja yang diganti. Sebenarnya kemarin waktu cuti ke Malang aku sempat bikin. Tapi gak sempat dokumentasi. Keburu abis...karena ternyata semua doyaaaaan. Malah aku bikin sampe 2x atas permintaan ibu mertua. Wuiiiih senangnya. Yang lucu ternyata di sana susah banget dapat teri basah. Demi merasakan nikmatnya paria ini, ibu mertua tiap hari ngecek di pasar kalau-kalau ikannya udah ada.
Alhamdulillah pada hari kelima aku di sana...dapat deh ikannya.


Entry ini aku bikin sekalian dalam rangka ikutan ajang Indonesian Food Party yang dimotori oleh Mbak Tata dan Mbak Momon. Ternyata masih banyak resep nusantara yang bisa kita eksplore. Jangan sampai warisan nenek moyang ini hilang ditelan oleh jaman *ceileee istilahnya mak!* Nah berikut resepnya ya...

Bahan :

- 3 buah paria yang berukuran besar, potong 4

- 300 gr udang kupas

- 1/4 biji kelapa setengah tua (kupas kulit, parut, sangrai dan haluskan

- 2 buah putih telur

- 2 batang sereh, geprek

- 2 ruas lengkuas, geprek

- 2 lembar daun salam

- 4 lembar daun jeruk purut

- 1 sdm air asam

- 500 ml santan encer

- 200 ml santan kental

- 5 sdm minyak


Bumbu halus I (untuk isi paria) :

- 5 butir bawang merah

- 3 siung bawang putih

- 1/2 ruas jahe

- 1 sdt ketumbar sangrai bubuk

- 1/8 sdt jintan sangrai bubuk

- 1 ruas lengkuas, iris-iris

- 1 batang sereh bag putihnya, iris-iris

- 1/2 sdt merica

- garam

- gula pasir secukupnya


Bumbu halus II :

- 2 buah cabe merah besar

- 8 butir bawang merah

- 3 siung bawang putih

- 1/2 sdt merica

- 1 sdt ketumbar bubuk

- 1/8 sdt jintan bubuk

- 1 ruas jahe

- 1 ruas kunyit

- garam secukupnya

- 1 sdt gula merah


Cara membuat :
  1. Siapkan dandang kukusan. Kukus paria yang sudah dipotong-potong sampai setengah masak.
  2. Angkat, keluarkan bijinya menggunakan sendok/pisau kecil sampai bersih. Sisihkan.
  3. Campur ikan, kelapa sangrai dan bumbu halus I. Tambahkan putih telur. Aduk sampai betul-betul rata menggunakan tangan.
  4. Masukkan bahan isi ke dalam paria. Padat-padatkan isinya. Lakukan semua sampai paria habis. Sisakan sedikit bahan isian paria.
  5. Panaskan minyak di wajan. Tumis bumbu halus II, sereh, lengkuas dan daun salam sampai wangi. Masukkan santan encer. Masukkan paria dan sisa isian ikan. Biarkan mendidih sambil sesekali diaduk. Masak dengan api kecil sampai bumbu meresap.
  6. Masukkan santan kental dan air asam. Masak lagi sampai mendidih sambil terus diaduk.
  7. Angkat. Siap disajikan.

Tuk step by step gambarnya bisa dilihat di sini.

Klappertart Pie





Klappertaart Pie

Klappertart Pie? Kebayang nggak rasanya. Yang jelas enak banget menurutku. Hubby aja menghabiskan 2 porsi sekaligus. Kadang kalo makan klappertart aja, kebanyakan rasanya jadi eneg...tapi kalo dibungkus dalam kulit pie yang renyah...hmmm sama sekali gak eneg, malah nikmatnya dobel deh.
Dapat lembutnya dari klappertart dan dapat renyahnya dari kulit pie.

Idenya aku ambil dari Majalah Sedap dengan modifikasi di sana sini. Resep aslinya menggunakan creamcheese tuk kulit pienya sedangkan aku pake resep pie yang biasa, tapi tuk topping aku tambahkan ayakan kayu manis bubuk. Berikut resepnya ya...

Bahan Pie :
- 100 gr mentega dingin
- 1/4 sdt garam
- 30 gr gula tepung
- 200 gr tepung protein sedang
- 1 kuning telur
- 2 sdm air es

Bahan filling :

- 500 ml susu cair
- 25 gr tepung maizena/custard
- 25 gr tepung terigu
- 50 gr gula pasir (sesuaikan selera)
- 1/2 sdt garam
- 3 kuning telur
- 200 gr kelapa muda parut panjang
- 75 gr kenari
- 50 gr kismis
- 1 sdm mentega
- 1/2 sdt vanili bubuk

Bahan Topping :

- 60 gr putih telur
- 10 gr gula pasir halus
- 1/2 sdt air jeruk lemon

Cara membuat :

  1. Pie : aduk rata tepung, gula dan garam. Masukkan mentega dingin. Aduk sampai berbutir-butir menggunakan sendok/garpu. Tambahkan kuning telur dan air es. Aduk asal rata. Satukan dengan tangan hingga menggumpal. Bungkus cling wrap dan simpan dalam lemari es selama 30 menit.
  2. Giling tipis adonan pie, cetak bulat dan pipihkan dalam loyang pie diameter 10cm. Tusuk-tusuk dengan garpu. Oven 15 menit sampai setengah matang dengan suhu oven 175 C yang telah terlebih dulu dipanaskan.
  3. Isi : Larutkan terigu, maizena, kuining telur dengan susu cair. Saring. Tambahkan gula pasir , vanila dan garam. Masak sambil diaduk terus sampai meletup letup, matikan api. Tambahkan mentega, aduk sampai leleh. Masukkan kenari, kismis dan kelapa muda.
  4. Tuang ke dalam pie. Oven lagi 20 menit dengan suhu yang sama sampai matang.
  5. Topping : kocok putih telur sampai setengah mengembang, masukkan gula pasir sedikit-sedikit sambil dikocok sampai kental. Tambahkan air jeruk lemon, kocok rata.
  6. Oleskan tidak beraturan di atas pie. Semprot dengan torch atau panggang di oven dengan mode broil/grill sampai atasnya kecoklatan.
  7. Angkat, taburi kayu manis bubuk.
Di atas ini adalah sisa pie yang aku hias dengan buah 'dengen' buah khas Sorowako tempat tinggalku. Cantik juga ya. Karena rasa dengen lumayan asem, jadi aku bikin kayak koktail pepaya. Direndam kapur sirih dulu sampai agak keras lalu aku masukkan ke dalam air gula mendidih. Udah deh, tinggal disaring dan dihias ke atas pie berisi fla.

3 Januari 2012

Bajigur

Bajigur

Waktu ke Malang kemarin aku sempat membeli beberapa pernak pernik buat photography. Dapat juga gelas batok kelapa dan sendok yang lucu ini. Tapi bingung...resep apa ya yang menggunakan gelas ini supaya kepake. Akhirnya cari punya cari dapat resep 'bajigur' yang sesuai dengan tema tradisional. Kebetulan cuaca lagi dingin...cocok sebagai penghangat badan.

Nah...resep aku ambil dari Femina. Berikut ya lengkapnya...

Bahan :
- 1 1/2 liter santan dari 1 butir kelapa
- 150 gr gula merah, sisir halus
- 25 gr gula pasir
- 150 gr jahe bakar
- 5 cm batang kayu manis
- 2 lembar daun pandan, simpulkan
- 1/2 sdt garam
- 1 sdm kopi bubuk
- kolang kaling/daging kelapa muda (pelengkap)

Cara membuat :
  1. Didihkan santan, gula merah, gula pasir, jahe, kayu manis dan daun pandan hingga gula larut. Aduk perlahan agar santan tidak pecah.
  2. Bubuhi garam dan kopi bubuk. Aduk rata,
  3. Diamkan sejenak hingga kopi mengendap. Saring.
  4. Masukkan kolang kaling matang (aku nggak pake karena nggak ada) dan kelapa muda dalam gelas saji. Tuang bahan kuah.
  5. Nikmati hangat-hangat.

Oh iya, tuk postingan kali ini aku sekalian pingin ikutan blog anniversary giveawaynya Mbak Tika Hapsari Nilmada. Ada beberapa alasan yang memotivasi aku tuk bikin blog. Ada ketertarikan yang mendalam pada saat melihat blog-blog senior. Dulu, setiap aku googling tuk mencari resep wuiiih aku terpana lihat foto dan resep makanan yang keren-keren. Aku pikir...kenapa nggak bikin juga sendiri ya...aku bisa mendokumentasikan semua hasil karyaku, bisa sharing resep dengan teman yang membutuhkan, dan satu lagi tentu saja untuk menyalurkan hobi masak dan bakingku. Terakhir adalah alasan yang muncul kemudian di belakang hari. Aku ingin menyalurkan hoby baruku dalam dunia photography. Walaupun masih baru...yaaaa semoga seiring waktu semua bisa lebih berkembang.

Sekarang...kalo ada teman or tetangga yang nanya resep ini itu, aku nggak perlu lagi nyatat or sms in panjang lebar. Aku tinggal ngomong "mbak tolong lihat di blogku" dan mereka pun segera meluncur ke blog. Betul-betul terasa...nikmatnya berbagi. Terutama apabila teman yang memperaktekkan resepnya berhasil dan hasilnya memuaskan. Waaahhh...bahagia luar biasa.

Makasih tuk Mbak Tika yang udah mau ngadain contest giveaway ini. "Happy Bloggiversary" semoga kesuksesan terus mengiringi langkah Mbak Tika...



2 Januari 2012

Puding Bolu Gulung Strawberry

Puding Bolu Gulung Strawberry


Senang rasanya bisa kembali lagi ke dapur tercinta. Setelah off tuk beberapa hari...kangen pingin baking lagi, tapi kondisi kesehatan belum mendukung. Aku lagi kena flu jadi maunya bikin yang simpel aja.

Bikin puding juga cuman agar-agar aku tambahkan bubuk es krim instant rasa strawberry. Habis itu aku tambahkan irisan bolu gulung (frozen sisa bikin sebulan yang lalu). Aku juga memanfaatkan sisa putih telur di kulkas untuk bikin adonan busa. Nah...gak sampe sejam udah jadi dan dalam 3 jam udah bisa dinikmati. Resep asal-asalan tapi hasilnya yummiii...cantik pula karena terlihat potongan bolu gulungnya dan puding terbagi menjadi 2 warna.

Bahan :

- 2 bungkus agar-agar plain
- 1500 cc susu cair
- 1 sachet bubuk es krim instan rasa strawberry
- 300 gr gula pasir (atau sesuaikan dengan selera)
- 3 butir putih telur
- bolu gulung strawberry, potong-potong

Cara membuat :
  1. Tata bolu gulung di dasar dan sisi loyang loaf kecil.
  2. Masak agar agar, susu cair, gula pasir dan bubuk es krim instan. Aduk aduk sampai mendidih. Angkat.
  3. Kocok putih telur dengan sedikit gula sampai mengembang dan kaku tapi masih mengkilat.
  4. Panas-panas tuang adonan agar sambil dimixer dengan kecepatan rendah sampai adonan rata saja. Cat: bila menginginkan puding busa yang tidak terpisah, kocok terus adonan agar-agar sampai menjadi hangat dan adonan menjadi homogen. Lalu tuang ke dalam loyang. Biarkan dingin dalam lemari pendingin.

1 Januari 2012

MENU MAKAN SEDEHANA ALA KAMPUNG

Bahan :
Nasi
Lauk :
Kacang panjang, daun ubi rebus, kerupuk.
Menu makan ini sangat sederhana, makanan ini biasanya di temukan di kampung-kampung petani, sangat enak kalau dimakan di gubug ditengah sawah. Daun ubinya direbus dulu, sedang kacang panjangnya dicuci bersih saja. Bagi Anda yang terbiasa makan dengan makanan yang mewah, cobain dech menu ini. Kalau mau yang asli kunjungi saja kampung petani didekat rumah Anda.