Halaman

15 Januari 2012

Coffee Bun, Roti Sobek Pizza dan Roti Keju



Coffee Bun

Lihat topping kopinya, kelihatan crispy kan...

Coffee Bun


Dalamnya lembut dengan lelehan butter...


Kemarin setelah ngobrol lewat FB, aku janjian sama Mbak Elsa tuk bikin coffee bun aka roti Boy *wanna be* bareng. Bareng maksudnya nggak sama persis waktu dan tempatnya. Beliau di Australia sedang aku di Indonesia. Cuman karena kita pingin coba resep baru dan sama-sama senang dengan roti ini, gimana kalo kita bikin samaan aja. Heheee...halo halo Mbak Elsa, gimana kabarnya? udah jadi jugakah rotinya??

Well, akhirnya aku sempatkan bikin hari ini. Resep topping kopinya aku lihat dari Kitchen Corner. Menurut Grace, rasa coffee bun buatannya nggak jauh beda dengan yang biasa dijual di counter Roti Boy original. Dan setelah aku bikin...beneeer juga, emang mirip banget baik tekstur dan rasanya. Aku udah pernah bikin versi Majalah Sedap, dua-duanya rasanya enak...tapi kalo tekstur toppingnya, ya punya Kitchen Corner inilah yang mendekati. Dan walaupun menggunakan sedikit kayu manis, wangi kayu manisnya nggak mendominasi, malah menyumbang wangi kopi yang manteeep!

Resep roti aku menggunakan resepku di bawah ini. Karena sekalian bikin buat persediaan bekal anak-anak aku bikin banyak. Untuk satu resep di bawah hasil jadinya 10 buah roti boy, 4 buah roti keju dan 1 loyang roti sobek dan 4 buah pizza mini. Lumayan banyak kan? Tapi kalo mau bikin tuk dimakan langsung habis lihat aja di
Kitchen Corner. Cuman pake 200 gr tepung terigu. Resep toppingnya aku lihat di Kitchen Corner. Big thanks to Grace for sharing the recipes...

Bahan roti:

- 400 gr terigu protein tinggi (cakra)

- 200 gr terigu protein sedang (segitiga biru)

- 120 gr gula pasir

- 1 sachet ragi instan

- 2 sdm susu bubuk

- 3 kuning telur

- 1 sdt garam halus

- 75 gr margarin

- 300 ml air hangat


Bahan isi :

- butter salted secukupnya, bekukan lalu bagi menjadi 10 kubus kecil (sekitar 5 gr each)

Topping kopi :
- 50 gr butter
- 40 gr gula halus
- 38 gr telur kocok
- 1 sdt kopi instant dilarutkan dengan 1 sdt air hangat
- sejumput bubuk kayu manis powder (optional)
- 50 gr tepung terigu (aku pake protein rendah)

Cara membuat :
  1. Masukkan ragi instan ke dalam 150 ml air hangat. Tambahkan 1/2 sdt gula pasir, aduk rata dan biarkan selama 15 menit.
  2. Campur semua bahan kering seperti terigu, gula, susu bubuk ke dalam wadah. Aduk rata.
  3. Masukkan kuning telur lalu mulai mengocok menggunakan mixer spiral. Turunkan sisa air yang 150 ml dan cairan ragi sambil terus dimixer sampai adonan agak rata. Masukkan garam dan mentega sambil terus dikocok sampai elastis. Cat: kalo menggunakan mixer Bosch cukup 10-15 menit dengan kecepatan no 3.
  4. Fermentasikan selama kurang lebih 30 menit dengan ditutup dengan kain lembab dan diletakkan di tempat yang bersuasana hangat (kalo aku taruh di deketnya ricecooker).
  5. Setelah mengembang 2x lipat kempeskan adonan. Untuk roti boy timbang masing-masing 40 gr. Sisanya dibentuk sesuai selera. Untuk roti sobek, ambil masing-masing 40 gr adonan sebanyak 5 buah dan isi dengan daging pizza dan sisipkan keju quick melt ditengahnya lalu tutup rapat bentuk panjang, susun di loyang brownies. Sewaktu mau dipanggang, olesi dengan telur lalu beri taburan oregano.
  6. Untuk roti boy, ambil satu bagian adonan, beri isi potongan butter yang sudah dibekukan, tutup rapat bentuk bulat jangan sampai bocor. Letakkan dalam loyang bersemir margarin.
  7. Fermentasikan kembali selama kurang lebih 45 menit atau mengembang 2x lipat.
  8. Topping kopi : kocok mentega dan gula halus sampai lembut. Tambahkan telur lalu larutan kopi. Kocok rata. Masukkan tepung terigu dan sedikit bubuk kayu manis. Masukkan dalam piping bag dan simpan dalam kulkas.
  9. Setelah roti boy mengembang, semprotkan bahan topping di atasnya melingkar rapat seperti obat nyamuk dimulai dari atas ke bawah. Panggang dengan suhu 200 C atau 400 F selama kurang lebih 12 menit sampai matang. Setelah dingin sisihkan sisanya dan simpan dalam wadah kedap udara. Taruh di kulkas, pada saat akan disajikan panaskan dulu dengan api tinggi 200 C (oven udah dipanaskan terlebih dahulu) selama sekitar 5-7 menit, roti akan lembut kembali dan toppingnya garing kembali.

Roti Sobek Pizza

Roti Sobek Pizza

Nah ini dia roti sobek Pizza. Yummiii!! Mirip mirip dengan pizza bites yang pernah aku buat, tapi beda di bahan rotinya.


Roti Sobek Pizza

Panas-panas dari oven, wuiiih meleleh kejunya...

Roti Keju

Roti keju



13 Januari 2012

Kapurung



Kapurung


Kapurung merupakan makanan khas Sulawesi Selatan. Tepatnya daerah sekitar Palopo. Namun sudah populer di beberapa daerah sekitarnya termasuk di Makassar. Tiap daerah memiliki resep yang berbeda...dan tiap orang memiliki cara mengolah yang berbeda pula. Namun intinya sama, kapurung merupakan makanan berkuah segar terdiri dari bola bola sagu dan kuah ikan, udang, ayam maupun daging. Daging ikan, atau udang setelah dimasak disisihkan kuahnya kemudian ikannya dihaluskan bersama bumbu halus yang nanti kemudian dimasukkan kembali ke dalam kuah ikan untuk memperkaya rasa. Ke dalamnya kadang ditambahkan kacang goreng atau ikan teri kering goreng yang diulek bersama bumbu. Sayurnya pun beragam. Mulai dari kangkung, bayam, kacang panjang, terong, jantung pisang, dan lain sebagainya. Pokoknya makanan ini sehat deh...!

Di daerahku Sorowako, kapurung sudah menjadi makanan umum. Pada acara kumpul-kumpul terutama ibu-ibu pasti tak ketinggalan sajian kapurungnya. Bahkan beberapa temanku yang berasal dari luar Sulawesi dan awalnya tidak suka makan kapurung, akhirnya malah doyan dan malahan beberapa dah jago membuatnya sendiri.

Nah, kali ini aku membuatnya dengan versiku sendiri ya. Aku menggunakan asam pattikala. Selain rasa asamnya, pattikala memiliki wangi khas buah kecombrang. Ini yang aku sukaaaa...



Aku juga menggunakan jeruk susu. Ngga tau bahasa Indonesianya apa niy jeruk. Yang jelas walaupun kulitnya bergelombang seperti jeruk purut tapi bukan juga jeruk purut yang biasa. Bukan jeruk limau maupun jeruk nipis. Baunya khas dan warna jusnya putih. Biasanya ditambahkan pada saat terakhir untuk memperkaya rasanya *hhhh...jd ngiler sendiri*



Di bawah ini resep aku nggak pake takaran ya, soalnya aku main cemplang cemplung aja, hehe. Pokoknya dikira-kira aja.

Bahan bola sagu:
- sagu basah/segar
- air mendidih untuk menyiram sagu

Ikan kuah kuning/pallumara (dimasak) :
- ikan (umumnya, bandeng, tongkol, kembung)
- buah pattikala/kecombrang digeprek
- kunyit bubuk
- garam
- bawang merah, iris
- air
- penyedap rasa (optional)

Bahan sayur :

- kangkung
- bayam
- jagung manis, serut
- terong
- kacang panjang

Bumbu (ulek semua) :
- cabe rawit
- terasi
- tomat, direbus
- kacang goreng
- mangga muda, serut
- garam

Cara membuat :
  1. Ikan kuah kuning : masak semua bahan dengan air banyak sampai mendidih dan bumbu meresap, cicipi apabila kurang garam.
  2. Sayur : didihkan air. Masukkan sayur mulai dari kacang panjang, terong kangkung dan bayam. Beri garam. Biarkan mendidih lalu matikan.
  3. Bola sagu : sagu basah diberi air lalu aduk rata dan saring. Tuang perlahan-lahan air mendidih secukupnya ke atas cairan sagu sampai sagu berubah warna menjadi transparant dan kental. Aduk sampai menjadi adonan yang sangat kental (aku gak bisa, jadi pake cara dimasak aja sampe kental dan meletup-letup).
  4. Penyelesaian : sisihkan air ikan dari kuahnya. Panas-panas, segera gulung bola sagu menggunakan 2 buah sumpit lalu masukkan ke dalam kuah ikan. Setelah bumbu halus diulek, tambahkan sedikit daging ikan dan ulek bersama bumbu tidak usah terlalu halus. Tambahkan mangga serut. Aduk rata. Masukkan ke dalam kuah ikan. Perasi jeruk susu.
  5. Penyajian : tuang bahan kuah dan bola kapurung ke dalam piring. Tambahkan sayur. Siap disajikan bersama ikan kuah kuning ataupun ikan bakar.



Nyamanna sambalu !!

11 Januari 2012

Coffee Twist Bread

Coffee Twist Bread

Coffee Twist Bread

Habis jalan-jalan ke blognya Mbak Elsa, aku tergoda berat dengan penampakan coffee twist breadnya yang menul-menul itu...waaa pokoknya harus segera buat. Udah kebayang bayang wangi kopinya. Mbak Elsa makasiiih banyak ya inspirasinya...^^

Resep tetep pake resepku yang biasa. Resep olesan kopinya aku lihat di Home Baking website favoritku. Kemarin dapat sharing dari pemilik home baking, Hidesuki tentang cara menghindari bau ragi pada roti. Sebenarnya cara ini sudah sering digunakan dalam pembuatan roti, tapi aku baru 'ngeh' kalo ternyata gunanya untuk mengilangkan bau ragi atau asam berlebihan pada roti. Caranya, ragi direndam dulu dalam air hangat dan sedikit gula selama 15 menit sampe raginya bereaksi dan mengembang. Setelah itu baru nanti dicampurkan ke dalam adonan roti. Betul ternyata...hasilnya memuaskan. Thanks to Hidesuki for sharing!!

Bahan roti:
- 400 gr terigu protein tinggi (cakra)
- 200 gr terigu protein sedang (segitiga biru)
- 125 gr gula pasir halus
- 1 sachet ragi instan
- 2 sdm susu bubuk
- 3 kuning telur
- 1 sdt garam halus
- 75 gr margarin
- 300 ml air hangat

Bahan coffee cream (aduk rata lalu masak sampai mengental, dinginkan) :
- 100 gr air
- 2 sdt kopi instan (aku pake Good Day Hazelnut)
- 30 gr gula pasir
- 10 gr tepung terigu protein sedang

Olesan (aduk rata) :
- 2 butir kuning telur

- 1 sdt air/susu cair

- almond slice

Cara membuat :

  1. Masukkan ragi instan ke dalam 150 ml air hangat. Tambahkan 1/2 sdt gula pasir, aduk rata dan biarkan selama 15 menit.
  2. Campur semua bahan kering seperti terigu, gula, susu bubuk ke dalam wadah. Aduk rata.
  3. Masukkan kuning telur lalu mulai mengocok menggunakan mixer spiral. Turunkan sisa air yang 150 ml dan cairan ragi sambil terus dimixer sampai adonan agak rata. Masukkan garam dan mentega sambil terus dikocok sampai elastis. Cat: kalo menggunakan mixer Bosch cukup 10-15 menit dengan kecepatan no 3.
  4. Fermentasikan selama kurang lebih 30 menit dengan ditutup dengan kain lembab dan diletakkan di tempat yang bersuasana hangat (kalo aku taruh di deketnya ricecooker).
  5. Setelah mengembang 2x lipat kempeskan adonan. Bagi adonan menjadi 3 bagian.
  6. Ambil satu bagian adonan, giling pipih membentuk segiempat 30x30 cm. Olesi coffee cream. Sisakan space 1 cm pada satu sisi untuk merapatkan adonan. Gulung., rapatkan ujung ujungnya. Potong dua memanjang. Bentuk swirl (gambar bisa dilihat di sini). Letakkan dalam loyang bersemir margarin.
  7. Fermentasikan kembali selama kurang lebih 45 menit atau mengembang 2x lipat.
  8. Olesi kuning telur, taburi almond dan gula pasir. Panggang dengan suhu 180 C atau 375 F selama kurang lebih 20-25 menit sampai kuning kecoklatan. Kalau rotinya besar butuh waktu lebih lama.
  9. Angkat. Sajikan hangat dengan secangkir kopi atau teh.

Hasilnya, hmmmm wanginya memenuhi rumah. Pas Hanifnya pulang sekolah, langsung teriakdari luar, "Ibuuuu bikin roti boy ya??" hahaha. Namanya juga kopi, ya baunya mirip-mirip lah. Dan ternyata hasil jadi rotinya besar sekali. Jadinya 2 buah dan masih ada sisa adonan, aku bikin roti manis biasa aja dan ditabur gula pasir kesukaan adek Hanif. Lain kali adonan harus dibagi empat dan krim kopinya ditambah supaya cukup.



Roti Manis

Sisa adonan aku bentuk kayak roti ensaymada. Cantik juga ya...

Roti Manis

Kelihatan teksturnya lembuuuuut banget. Apalagi kalo masih panas.


Omelet Telur

Omelet Telur

Pagi ini aku bikin sarapan yang simpel dan favorit anak-anak. Omelet telur dengan tambahan sayur, sosis dan keju biar lebih lengkap gizinya. Kadang-kadang aku pisahkan kuning dan telurnya kemudian putihnya aku kocok sendiri sampai agak mengembang. Kemudian nanti dicampur lagi dengan kuning telur. Omelet jenis ini menghasilkan dadar yang fluffy dan supeeer lembut. Tapi hari ini karena buru-buru aku campur aja semuanya.


Bahan :

- 3 butir telur
- 1/2 buah wortel, parut kasar
- 1 siung bawang putih, cincang halus
- 1/4 siung bawang bombay
- 1/4 buah paprika
- garam secukupnya
- merica secukupnya
- 1 sdm susu cair
- 1 genggam brokoli (masukkan dalam air mendidih sekitar 3 menit)
- keju cheddar quick melt
- minyak secukupnya

Cara membuat :

  1. Panaskan minyak goreng dengan api sedang. Masukkan bawang bombay dan bawang putih. Tumis hingga wangi, menyusul paprika dan brokoli.
  2. Tuang adonan telur yang sudah diberi susu cair, bumbu dan wortel serut.
  3. Supaya matang merata tanpa dibali, angkat ujung-ujung telur dadar dengan spatula sehingga adonan yang masih mentah di atas akan turun ke bawah. Kalo perlu kecilkan apinya supaya tidak gosong.
  4. Beri parutan keju cheddar quickmelt. Biarkan beberapa saat sampai telur matang merata tapi tidak sampai kering.
  5. Angkat, lipat dua. Sajikan hangat.

10 Januari 2012

Bluder Tape


Bluder Tape

Bluder Tape

Bahan biang (aduk rata biarkan 15 menit) :

- 1 sdt ragi instan
- 1/4 sdt gula pasir
- 50 ml air hangat

Bahan :
- 225 gr margarin
- 250 gula pasir halus
- 5 butir telur
- 200 gr tape singkong, haluskan
- 250 gr terigu protein sedang
- 2 sdt baking powder
- 50 gr santan ental instan
- keju parut tuk taburan

Cara membuat :
  1. Kocok margarin dan gula halus sampai lembut. Masukkan tape singkong. Kocok rata.
  2. Tambahkan telur satu persatu bergantian dengan sebagian tepung sambil diayak dan dikocok rata. Masukkan biang. Kocok rata.
  3. Tambahkan sisa tepung dan baking powder sambil diayak dan dikocok rata bergantian dengan santan.
  4. Tuang di loyang tulban diameter 24 cm, tinggi 7 cm yang dioles margarin dan ditaburi tepung terigu. Bisa juga menggunakan paper cup (tapi waktu panggangnya lebih cepat).
  5. Diamkan 45 menit sampai mengembang.
  6. Oven sekitar 50 menit dengan suhu 180 C atau sampai lidi situsukkan keluar dalam keadaan kering.

Source : dimodifikasi dari Majalah Sedap

9 Januari 2012

Bayao Pannyu (Telur Penyu)


Dalam rangka meramaikan Indonesian Food Party bulan ini, aku membuat salah satu jajanan khas dari Makassar. Mirip mirip dengan resep yang kemarin, resep ini juga simpel tapi tetap enak khas jajan tradisional. Disebut bayao pannyu (bahasa Makassar) atau telur penyu karena memang bentuknya mirip sekali dengan telur penyu. Tidak lonjong melainkan bulat-bulat seperti bola pingpong. Cara membuatnya sangat mudah. Cukup siapkan tepung ketan dan sedikit garam. Aduk rata lalu tuang air sedikit demi sedikit sampai adonan dapat dipulung. Ambil adonan secukupnya, isi dengan bahan cangkuning atau enten kelapa (isian dadar gulung) lalu tutup/padatkan dan bentuk seperti telur penyu. Masukkan dalam air yang sedang mendidih. Tunggu sampai mengapung...tiriskan lalu baluri dengan tepung beras yang sudah disangrai. Mudah kaaan??? Aku nggak tulis resep lagi, karena kayaknya teman-teman juga sudah pada tau gimana bikin adonannya. Mirip seperti membuat klepon.


Bayao Pannyu (Telur Penyu)




Kope' Langi'



Kope' Langi'

Kope' Langi'

Jajan tradisional ini resepnya sangat simpel tapi ngga tau kenapa, saat ini sudah jarang dibuat orang. Memang ini bukan tipe kue yang dibikin untuk dijual...melainkan hanya dibikin tuk konsumsi pribadi saja. Nah karena aku pecinta jajanan tradisional Makassar, maka kali ini aku aku coba bikin kue ini. Mirip mirip dengan cara bikin klepon. Bahannya tepung ketan ditambah garam secukupnya, dituangi air sedikit demi sedikit sampe bisa dipulung. Lalu dibentuk bulat dan ditekan bagian tengahnya *seperti membuat bubur gempol*. Nah setelah itu dimasukkan ke air mendidih sampai mengapung. Angkat lalu taburi parutan kelapa dan siram denga kinca gula merah...nah simpel kan???


Memang kue Indonesia simpel-simpel...bahannya cuman itu itu aja dibolak balik. Ketan diisi gula merah direbus lalu pas masak ditaburi kelapa parut, itu onde-onde. Ketan dicampur kelapa, digoreng lalu dibesta gula merah namanya gemblong. Bola bola ketan dimasak dalam larutan gula merah dan santan namanya katri mandi. Daaannn...masiiiiih banyak lagi kue kue lain yang pada dsarnya berbahan sama, cuman cara pengolahannya yang berbeda. Ini karena kita kreatif?? atau justru nggak kreatif ya?? *bingung* pikir sendiri aja...hehe

Sesuai tema, kue ini aku ikutkan Indonesian Food Party bulan ini. Jangan bosan ya Mbak Tata & mBak Momon...^^