Halaman

25 Juni 2012

Kolak Biji Salak


Nah, karena udah deket deket ramadhan...mulai lagi rajin bikin jajanan manis manis yang khas tuk berbuka puasa. Untuk persiapan aja, hehe. Kali ini aku bikin kolak biji salak. Manis gurih dan lembut dari printilan ubi jalarnya. Ueeenak deh pokoknya...!

Bahan biji salak :
- 500 gr ubi jalar kuning, kukus lalu haluskan panas panas
- 100 gr tepung kanji
- 1/2 sdt garam

Saus gula merah :
- 250 gr gula merah
- 1/2 sdt garam
- 600 ml air
- 2 lembar daun pandan
- 2 sdm tepung sagu larutkan dengan sedikit air

Saus santan (masak sampai mendidih sambil diaduk) :
- 250 ml santan dari 1/2 butir kelapa
- 1/2 sdt garam
- 2 lembar daun pandan

Cara membuat :
  1. Campur ubi kukus halus dengan tepung kanji dan garam. Bentuk bulat lonjong seperti biji salak.
  2. Didihkan air dalam panci. Masukkan biji salak. Masak hingga mengapung. Angkat, tiriskan.
  3. Dalam panci, campur air, gula merah, daun pandan dan garam. Masak sampai mendidih lalu saring. Tambahkan larutan kanji dan masak lagi sambil diaduk sampai mendidih dan kental.
  4. Masukkan biji salak, biarkan meletup sebentar dan angkat.
  5. Sajikan dengan siraman saus santan.



Es Cendol Campur



Dulu sudah pernah bikin cendol dari tepung beras. Tapi hasilnya nggak memuaskan. Hari ini aku coba resep yang menggunakan tepung hunkwe...kebetulan stok di rumah masih banyak. Resepnya dari Tabloid Nova yang aku ketemu di blognya Mbak Julia "Chef by Accident" . Aku padukan dengan resep dari Majalah Sedap. Alhamdulillah hasilnya lumayanlah tuk pemula...hahaha. Rasanya sudah okey karena menggunakan pandan dan suji. Tapi bentuknya nggak panjang panjang kurus melainkan agak keriting dan pendek pendek. Nggak tau kesalahan ada pada aku, di cetakannya atau di adonannya. Tapi gitu gitu juga habis kok. Campuran lainnya yang bikin tambah enak. Nangka dan cincau...serta es serut!!

Sama dengan pendapat Mbak Julia, santan yang paling cocok dan emang sehat ya santan segar yang nggak lewat proses pemasakan. Ibuku juga dulu kalo bikin ya pake santan segar. Tapi kelapa harus diparut sendiri dan diperas menggunakan air hangat yang matang. Selain santannya nggak pecah, wanginya juga segar. Nah berhubung aku beli kelapa parutnya di pasar yang nggak bisa dijamin kehieginisan alat parutnya jadi kali ini aku masak aja santannya ya. Biar aman dari sakit perut...^^

Bahan cendol :
- 100 gr tepung hunkwe
- 50 gr tepung beras
- 100 ml air daun pandan dan suji (dari 3 lembar daun pandan dan 15 lembar daun suji)
- 600 ml air
- 1 sdt garam

Bahan saus gula (masak lalu saring):
- 500 gr gula merah
- 100 gr gula pasir
- 500 ml air
- 3 lbr daun pandan

Bahan saus santan (masak sambil diaduk terus sampai mendidih):
- 1000 ml santan dari 1 butir kelapa
- 1 sdt peres garam
- 2 lembar daun pandan

Bahan pelengkap : 
- nangka secukupnya, potong-potong 
- cincau secukupnya, potong kotak
- es serut, secukupnya
Cara membuat :
  1. Campur tepung hunkwe, tepung beras, air daun suji, air, dan garam, aduk rata lalu masak sambil diaduk sampai adonan matang dan meletup-letup.
  2. Siapkan air matang yang berisi es batu dalam wadah, lalu taruh cetakan cendol di atasnya. Tuang adonan cendol secukupnya, tekan-tekan sampai adonan keluar. Lakukan sampai adonan habis.
  3. Sajikan cendol dengan saus gula merah, saus santan, dan es serut.

 

Lihat hasilnya di bawah...lucu ya agak keriting keriting gitu...




24 Juni 2012

Cocoa Condensed Milk Pound Cake




Resep Vivian Pang Kitchen lagi. Aku sangat suka resep resep di blognya karena simple dan lengkap dengan gambar step by step yang sangat memudahkan. Selain itu Vivian juga suka membuat resep resep makanan dan kue sehari hari yang menjadi favorit keluarga, terutama anak anak. Makanya sudah banyak resepnya yang aku coba dan masih banyak lagi yang sudah kubookmarked ^^...thanks so much Vivian!!

Kali ini aku mencoba coklat pound cakenya. Aslinya kue ini adalah kue poundcake vanila. Dan sudah lumayan populer hingga banyak teman blogger Asia yang sudah membuatnya. Tapi vivian memodifikasi dengan tambahan cokelat bubuk dan sedikit kopi. Karena review beliau...hari ini aku juga buat untuk anak anak....dan ibunya...dan bapaknya...hahaha



Walaupun metode yang digunakan untuk membuat kue ini adalah steam bake...kuenya sama sekali tidak basah dan lembab. Malah menurutku cenderung kering dan beremah. Mungkin aku ada salah step hingga kuenya tidak seperti punya Vivian. Atau mungkin juga kebanyakan baking powder, lain kali aku kurangi saja menjadi 3/4 sdt. Namun ternyata...seperti kata Vivian, anak anak suka sekali makan sambil diberi lelehan susu kental manis. Kata anak anak...sukaaaaaa sekali ibu, lain kali bikin lagi ya!

Bahan :
(A)
- 125 gr butter
- 40 gr gula kastor

(B)
- 120 gr susu kental manis
- 1 sdt vanilla extract (aku pakai vanila bubuk)
- 1/2 sdt kopi bubuk instan (larutkan dgn 1 sdm air panas)
- 120 gr tepung terigu protein sedang

- 50 gr cokelat bubuk
- 1 sdt baking powder
 
(C)
- 2 butir telur

(D)
- chocolate chips secukupnya untuk taburan

Cara membuat :
  1. Kocok butter dan gula kastor sampai lembut.
  2. Tambahkan vanila, susu kental manis dan laruutan kopi. Kocok rata.
  3. Tambahkan campuran tepung terigu, cokelat bubuk dan baking powder yang sudah diayak. Kocok dengan kecepatan rendah asal rata.
  4. Tambahkan telur satu persatu sambil dikocok sampai rata.
  5. Tuang ke dalam loyang brownies yang sudah dioles dan dialas kertas roti. Taburi coklat chips.
  6. Isi loyang lebar dengan sedikit air dan letakkan dalam oven rak yang paling bawah. Masukkan loyang kue di rak tengah. Panggang dalam oven panas 180 C selama 25 menit. Keluarkan loyang berisi ar dan lanjutkan memanggang selama 20 menit dengan panas oven 150C.

Homemade Chewy Udon



Habis jalan jalan ke blog favoritku "Vivian Pang Kitchen" tergiur untuk bikin mie udon sendiri. Vivian memakai cara yang simpel dengan memberdayakan mesin gilingan mie. Aslinya adonan udon kan bikinnya pake kaki. Hahhhh?? iya bener! adonan dimasukkan ke dalam plastik ziplock lalu diinjak injak dengan kaki sampai didapat adonan yang lembut. Alasan menggunakan kaki adalah karena adonan udon ini keras sehingga kalau digiling menggunakan tangan nggak tau kapan bisa halusnya. Tapi berhubung ada gilingan mie...ya tentu saja lebih baik menggunakan itu. Iya kan??



Ternyata bikinnya lumayan simpel. Tapi mie yang aku bikin terlalu tipis malah penampakannya seperti kwetiau, hahaha. Ngga papalah...insyaAllah lain kali lebih baik. Yang penting tekstur kenyalnya dapat. Warnanya nggak seputih punya Vivian mungkin karena perbedaan merk tepung yang kami gunakan berbeda. Yaaaa secara beda negara ya...mungkin saja beda beda dikit ^^. Udonnya aku oleh dengan resep mie kuah yang simpel. Aku masak kuah menggunakan ayam kampung supaya kaldunya tidak amis. Ke dalam kuah aku tambahkan jahe keprek dan sedikit garam dan rebus lagi sampai daging ayam empuk dan kaldu gurih. Aku tambahkan juga jamur shitake yang sudah aku masak terlebih dahulu dan juga udang. Sebelum dihidangkan aku tambahkan bawang putih dan merica ulek halus untuk perasa. Terakhir aku tambahkan sedikit kecap asin dan minyak wijen. Cicipi bumbu kalau ada yang kurang tinggal ditambah saja. Wuiiiih, nikmatnya disantap panas panas dengan taburan daun bawang dan cabe bubuk. Supaya lebih seru lagi aku kasih sambel ulek dan jeruk nipis...hihi beneran kayak makan mie kuah.

Okey...untuk resep aku nyontek dari Vivian ya...aku ikut juga bikinnya setengah resep dari resep asli supaya habis satu kali bikin. Mie homemade memang lebih bagus dibikin dan langsung dihabiskan hari itu juga.

Bahan :
- 300 gr tepung protein tinggi (Cakra)
- 30 gr tepung tapioka
- 1 sdt garam
- 180-200ml air hangat (sekitar 50 C)

Cara membuat :
  1. Campur tepung terigu dan tapioka dalam wadah. Larutkan garam dalam air hangat.
  2. Tuang air sebanyak 180 ml dan sisakan 20 ml kalau kalau nanti adonannya terlalu kering bisa ditambahkan.
  3. Aduk adonan sampai bergumpal. Adonan memang tidak akan halus dan kali. Teksturnya kasar tapi nanti setelah digiling berulang ulang dengan gilingan mie akan halus dengan sendirinya. Bagi adonan memjadi beberapa bagian supaya mudah digiling.
  4. Giling mulai ketebalan yang paling besar lalu ke nomor kecil. Sesuaikan ketebalannya dengan selera. Sambil menggiling tambahkan/taburi tapioka agar adonan tidak menempel di gilingan. 
  5. Setelah dililing simpan dalam loyang bertabur tepung tapioka. Tutup dan istirahatkan selama 3-6 jam. Setelah itu lipat dan potong potong menggunakan pisau yang tajam.
  6. Untuk memasaknya gunakan panci besar dengan air banyak. Kalau airnya kurang air mienya akan terlalu chewy. Biarkan air mendidih.
  7. Masukkan mie dan biarkan selama beberapa saat sampai mengapung di permukaan (sekitar 3 menit) setelah mengapung biarkan sekitar 2-3 menit hingga betul betul matang. Angkat dan tiriskan. Siram dengan air dingin masak.
  8. Mie udon siap digunakan untuk masakan mie kuah maupun mie goreng.

21 Juni 2012

Marmer Cake Klasik


Marmer cake adalah termasuk salah satu cake klasik populer. Walaupun kuno tapi tetap saja banyak yang suka karena memuaskan kerinduan akan kue kue bikinan ibu. Termasuk aku. Walaupun bikin kue ini jarang, sekali kali kangen juga...

Aku lihat resep di Majalah Sedap lumayan simpel. Langsung aja aku bikin hari ini...apalagi anak anak liburan. Kerjaannya kalo sudah main, bolak balik dapur cari camilan. Nah cocok ini, camilan yang lumayan mengenyangkan...hihi ^^

Bahan :
- 250 gr margarin
- 200 gr gula tepung
- 5 butir telur
- 250 gr terigu protein sedang
- 30 gr tepung maizena (aku pakai 15 gr maizena 15 gr susu bubuk)
- 1 sdt baking powder
- 60 ml susu cair
- 1/4 sdt esens vanila (aku pakai yang bubuk)
- 2 sdm cokelat bubuk, larutkan dalam 2 sdm air

Cara membuat :
  1. Kocok margarin,vanili dan gula tepung sampai lembut. Tambahkan telur satu persatu bergantian dengan sebagian tepung sambil diayak dan dikocok rata.
  2. MAsukkan sisa tepung terigu, maizena, susu bubuk dan baking powder bergantian dengan susu cair sambil dikocok perlahan.
  3. Ambil 200 gr adonan. tambahkan larutan cokelat bubuk. Aduk rata.
  4. Tuang sedikit adonan putih di dasar loyang diameter 20 cm, tinggi 7 cm yang sudah dioles margarine dan ditaburi tepung terigu. Tuang adonan cokelat di beberapa tempat. Bentuk marmer dengan llidi.
  5. Semdokkan lagi adonan putih. Tuang adonan cokelat. Lakukan sampai adonan habis. Bentuk marmer dengan lidi.
  6. Oven dengan oven suhu 180 C selama 50 menit.

17 Juni 2012

Orange sweet Roll




Karena suka sama roti, aku ingin mencoba resep roti yang menurutku enak dan unik. Salah satunya ya orang sweet roll ini. Bentuknya kayak cinnamon roll tapi rasanya jauh berbeda. Keduanya sama sama enak dengan aroma yang khas. Dari namanya 'Orange buns' jelas  roti ini beraroma jeruk. Bukan hanya toppingnya tapi fillingnya juga. Aroma didapat dari penggunaan jus dan parutan jeruk sunkist. Resep roti menggunakan resep water roux terdahulu. Tuk filling dan toppingnya resepnya aku lihat di melskitchencafe .

Ukurannya aku tidak ikuti persis seperti itu yang jelas bahannya sama. Dan hasilnya memang enak. Roti beraroma jeruk...!



Donat Kentang VS Donat Tape...


Alhamdulillah ...senang rasanya sudah sehat kembali dan bisa ngeblog lagi. Tiga hari demam betul betul membuat aku drop dan hanya bisa beristirahat di tempat tidur saja. Sebelum aku sakit memang aku super excited. Bersemangat beres beres rumah. Mulai nyapu, vacuum ini itu, ngelap ini itu,  dan ngepel satu rumah, cuci cuci segala macam. Setelah semua selesai aku mandi keringat...persis seperti kalau habis olah raga atau aerobik selama satu jam. Tapi puassssss...rumah rasanya kinclong deh! Setelah mandi aku lanjut lagi ngadon donat 2 macam tuk bekal anak anak sekolah. Habis itu aku potret hasil donatnya.

Hasilnya...malamnya demam, menggigil, badan meriang ngilu semua terutama jari jari tangan. Kepala dan perut juga nggak luput dari sakit. Sebelumnya memang anak anak dan bapaknya sudah duluan kena batuk pilek, tapi nggak sampai demam. Mungkin karena emaknya kecapean, daya tahan tubuhnya lemah kena virus langsung deh tepar. Tapi alhamdulillah sekarang dah baikan.
 
Btw...kita lanjut ke cerita donat ya. Aku lihat donat tape ini dulu di postingannya Mbak Ana Dina Sakina  *tengkyuuuu mbak !! Ternyata resep aslinya dari NCC. Donatnya mbak Dina imut imut ukurannya. Aku jadi penasaran sama rasanya. Donat kentang juga aku lihat resep NCC. Aku udah pernah coba donat lain tapi justru donat kentang yang terkenal lembutnya belum aku bikin. Jadilah hari itu aku bikin keduanya. Untuk resep donat kentang aku skip baking powdernya. Aku kurang mengerti kegunaannya dalam donat karena kalau menggunakan ragi insyaAllah sudah cukup tuk bisa mengembang.

Hasil jadinya...kedua donat ini lembut dan ringan. Tapi jelas donat kentang memang paling lembut. Masih berbentuk adonan saja sudah lembut sekali. Bedalah pokoknya. Setelah digorengpun bentuknya nggak bisa cantik karena terlalu lembut. Ibaratnya seperti bantal...satu bantal dacron satunya seperti bantal bulu angsa...*huaaaadoh perumpamaannya*.  Dari segi aroma nggak terlalu signifikan bedanya. Seperti donat biasa. Aroma tapenya juga tipis saja. Sedangkan donat kentang justru ketika digoreng baunya seperti sedang menggoreng kentang goreng. Tuk Bu Fatma, terima kasih tuk resep resepnya yang selalu oke !! terima kasih juga tuk inspirasinya...



Donat Tape NCC
Source : Fatmah Bahalwan

Bahan A:
- 400 gr tepung terigu protein tinggi
- 100 gr tepung terigu protein sedang
- 11 gr ragi instan
- 40 gr gula pasir
- 20 gr susu bubuk
- ½ sdt baking powder double acting (aku skip)

Bahan B :
- 200 gr tape singkong, haluskan
- 1 btr telur
- 175 ml air dingin

Bahan C:
- 40 gr mentega/margarin
- 1 sdt garam

Bahan lain:
- 1 kg minyak untuk menggoreng
- 250 gr gula donat untuk taburan

Cara membuatnya:
  1. Campur semua bahan A, aduk rata, masukkan bahan B, uleni hingga rata bergumpal-gumpal.
  2. Beri bahan C, uleni terus hingga kalis elastis.
    Potong dan timbang adonan masing-masing 40gr, bulatkan. Diamkan selama 40 menit. 
  3. Panaskan minyak dalam wajan dengan api kecil. Lubangi bagian tengah tiap bulatan, goreng hingga berwarna kuning kecoklatan.
  4. Angkat, dinginkan. Taburi dengan gula donat, atau beri topping sesuai selera.





Donat Kentang NCC
Source : Fatmah Bahalwan

Bahan:
- 500 gr tepung terigu protein tinggi
- 50 gr susu bubuk
- 11 gr ragi instant
- 200 gr kentang, kukus, haluskan dan dinginkan
- 100 gr gula psir
- 75 gr mentega
- ½ sdt garam
- 4 btr kuning telur
- 100 ml air dingin

Cara membuatnya :
  1. Dalam wadah, campur tepung terigu, gula, susu bubuk, ragi instant, aduk rata, masukkan kentang halus ,tuang telur dan air dingin, uleni hingga rata dan setengah kalis.
  2. Beri mentega dan garam, uleni terus hingga kalis elastis. Istirahatkan 15 menit.
  3. Bagi adonan, masing-masing 50 gr, bulatkan. Diamkan 20 menit, hingga mengembang.
  4. Lubangi tengahnya, menjadi bentuk donat, segera goreng sampai kuning kecoklatan.
  5. Angkat, tiriskan. Taburi gula donat, atau hias dengan coklat.