Halaman

1 Mei 2012

Kue Mangkuk Ubi Ungu




Masih ada sisa ubi ungu kukus di kulkas. Kayaknya masih bisa dibikin satu resep kue lagi. Aku putuskan tuk membuat kue mangkuk ubi ungu karena memang aku suka. Resep asli dari Sajian Sedap menggunakan ubi kuning...tapi nggak masalah kan kalo aku ganti jadi ubi ungu. Malah jadi cantik warnanya. Hasilnya juga enak...rasa kue mangkok dengan sentuhan aroma ubi jalar...

Resep aku bikin separuhnya dengan sedikit penyesuaian. Berikut detailnya ya...

Bahan Biang:
- 60 gram tepung terigu protein rendah
- 110 ml air
- 3 sendok teh (11 gram) ragi instan

Bahan:
- 390 gram ubi ungu kukus yang sudah halus
- 300 gram gula pasir
- 1/2 sendok makan garam
- 3 butir telur
- 380 gram tepung terigu protein rendah
- 300 ml santan hangat

Cara membuat :
  1. Bahan biang : aduk rata bahan biang. Diamkan 30 menit.
  2. Bahan: remas-remas ubi, gula pasir, dan garam sampai gula hancur. Tambahkan telur. Uleni rata.
  3. Masukkan bahan biang. Uleni rata. Tambahkan tepung terigu sambil diayak dan dikocok rata bergantian dengan santan. Diamkan 30 menit.
  4. Siapkan cetakan kue mangkok yang dioles sedikit minyak.
  5. Aduk-aduk adonan. Tuang adonan setinggi cetakan. Kukus 20 menit dengan api besar sampai matang (aku cuma 15 menit karena menggunakan  cetakan mini).



Temo Coe (Ternate)







Dulu aku udah pernah bikin apang coe. Sekarang giliran sodaranya yaitu temo coe. Bikinnya nggak pake susah...kayak bikin onde onde atau mochi aja. Tapi rasanya asli enak. Beda dengan yang jajanan yang lainnya yang berisikan gula merah, temo coe ini ada tambahan wijen sangrainya. Walaupun sepertinya nggak berarti tapi penambahan wijen itu memberikan rasa dan aroma yang khas. Belum lagi kulitnya yang benar benar wangi pandan...

Resep aku lihat di Sajian Sedap. Berikut ya bahannya :

Bahan Ketan:
- 200 ml santan dari 1/2 butir kelapa
- 25 ml air suji (dari 15 lembar daun suji dan 5 lembar daun pandan)
- 200 gram tepung ketan putih
- 1/2 sendok teh garam

Bahan Isi:
- 100 gram gula merah, diserut kasar
- 25 gram wijen putih sangrai
- 1 1/2 sendok teh wijen putih sangrai untuk taburan
- 2 lembar daun pandan, dipotong-potong

Cara membuat :
  1. Ketan : didihkan santan dan air suji. Biarkan hangat.
  2. Tuang sedikit-sedikit ke dalam campuran tepung ketan putih dan garam sambil diuleni sampai kalis.
  3. Isi : campur gula merah dan wijen putih. Aduk rata.
  4. Ambil sedikit adonan ketan. Pipihkan. Beri isi. Bentuk bulat.
  5. Taburkan wijen putih di atasnya. Kukus 15 menit di atas daun pisang yang diberi sepotong daun pandan. Setiap 3 menit dibuka sampai matang.


30 April 2012

Mitarashi Dango






Resep ini pertama kali aku lihat di "Evan's Kitchen Rambling". Waktu itu aku benar benar tertarik dengan penampakan snack Jepang ini. Membayangkan rasa kenyal kenyal bercampur sausnya yang gurih manis. Tapi ada satu hal yang aku tidak perhatikan, di reviewnya hasil akhirnya agak padat karena menggunakan tepung beras yang lebih banyak daripada tepung ketan. Nah, aku bikin aja plek ngikutin resepnya...hasilnya beneran sama pendapatku dengan Evan . Lain kali resepnya harus dirubah biar bola bolanya lebih kenyal. Mungkin ketannya harus lebih banyak. Kalo gini sih, menurutku lebih enakan klepon, hehe. Tapi rasanya cukup unik, ya hitung hitung eksplorasi rasa dan tekstur.

Oh iya, resep aku ikuti persis kecuali satu. Karena alasan agama, aku nggak pake mirin dan rice vinegar. Aku ganti dengan cuka masak biasa dan sedikit perasan jeruk nipis. Resep aslinya silahkan lihat di sini ya.

Rujak Buah


Hari ini pas belanja ke pasar ketemu banyak banget buah. Buahnya pun buah buahan yang pas buat ngerujak. Segeralah aku beli beberapa macam. Ada pepaya mengkal, bengkoang, jeruk bali, kedondong, ketimun dan jambu air. Kurang nanas dan mangga mudanya nih. Tapi berhubung aku udah nggak bisa berhenti ngences membayangkan makan rujak, aku bikinlah dengan buah buahan yang ada. Segini aja juga udah banyak jadinya...

Saus rujaknya simple aja. Cuman gula merah, terasi, cabe, air asam, dikit garam dan kacang tanah sangrai buat taburan. Pas jadi...uuueeenaknyaaaa!!



27 April 2012

Moist Chocolate Beet Cake





Udah lama kubookmarked, akhirnya hari ini baru sempat bikin karena baru nemu beetroot (buah bit) juga. Membayangkan kelembutan kue yang menggunakan buah di dalamnya. Ternyata benar benar yummy...beneran moist cakenya. Rasanya juga unik karena ada aroma bitnya...tetap nyoklats. Resepnya Nigel Slater hasil browsing di David Lebovitz.com.

Di resep asli tertulis menggunakan loyang diameter 20 cm, tapi aku lihat kayaknya bakalan kepenuhan karena adonannya banyak. Jadi seperempat adonannya aku tuang di 6 buah paper cup pake loyang muffin. Hasilnya ternyata kuenya setelah matang memang agak turun sedikit. Tapi bukan berarti bantat. Karena aku lihat semua yang menggunakan resep tersebut hasilnya hampir sama.

Bahan :
- 240 gr buah bit, cuci bersih tidak usah dikupas
- 200 gr bittersweet atau semisweet chocolate (70% cacao solids), cincang
- 160 ml  air espresso panas (atau air panas biasa)
- 200 gr butter, suhu ruang (aku pake 100gr butter dan 100gr margarin)
- 135 gr tepung terigu protein sedang
- 3 sdm cokelat bubuk 
- 1 1/4 sdt baking powder
- 5 butir telur ukuran besar, pisahkan putih dan kuningnya
- sedikit garam
- 200 gr gula halus

Cara membuat :
  1. Olesi loyang 22 dengan margarine/butter, alasi dengan baking paper.
  2. Masak buah bit dengan sedikit garam sampai matang. Buang airnya lalu setelah tidak terlalu panas kupas kulitnya, potong kasar dan haluskan dengan food processor.
  3. Tim cokelat hingga leleh, lalu matikan api tapi biarkan tetap di atas kompor. Masukkan kopi espresso panas, aduk sekali. Masukkan butter ke dalam cokelat leleh, tekan tekan biarkan meleleh tanpa diaduk.
  4. Panaskan oven 350 F atau 180 C. Ayak tepung terigu bersama cokelat bubuk dan baking powder.
  5. Angkat cokelat dari kompor. Aduk rata. Biarkan menjadi dingin, lalu masukkan kuning telur, aduk asal rata. Masukkan buah bit halus lalu aduk rata.
  6. Kocok putih telur sampai agak kaku. Tambahkan gula halus, aduk pelan menggunakan whisk. Masukkan sambil diaduk pelan ke dalam adonan cokelat. Aduk asal rata. Jangan overmix.
  7. Masukkan bahan tepung, aduk rata. Turunkan panas oven menjadi 325 F atau 160C. Panggang selama kurang lebih 40 menit. Atau sampai pinggirannya sudah mengeras tapi tengahnya masih lembek. Hilangkan uap panasnya lalu keluarkan dari loyang.
  8. Cake ini paling enak dinikmati pada hari kedua atau setelah bermalam. Olesi krim lalu taburan poppyseed pada saat akan disajikan.

Disajikan dengan olesan krim atau mascarpone, atau sour cream atau bisa juga es krim. Sesuai selera saja. 



Lihat kelembutannya ketika dipotong...yummiiiiii!!




23 April 2012

Peanut Cinnamon Rolls



Brrrr dingiiiiin...udah 2 hari di sini hujan terus. Jadi malas keluar rumah. Mending bikin roti lagi buat stock bekal anak anak...

Rotinya seperti biasa, kesukaan anak anak...roti keju, cokelat, cinnamon roll dan kali ini cinnamon rollnya aku bagi 2. Separuhnya aku kasih kacang, separuhnya seperti biasa pake kismis. Resep pake resep favorit water roux method.

Yang di bawah ini roti peanut cinnamon roll. Kesukaanku. Kacang ketemu kayu manis dan gula palem....nikmatnya sambil ngeteh hujan hujan ^,^



Nah, kalo yang di bawah ini roti cokelat dibentuk roll triangle aja.




21 April 2012

Katiri Mandi Ubi Ungu




Setelah membeli beberapa kilo ubi jalar ungu lagi kemarin, hari ini aku dapat ide untuk bikin katiri mandi yang sedikit berbeda. Biasanya katiri mandi isinya bola bola ketan dalam kuah santan gula merah. Nah kali ini karena ada ubi jalar, aku mencampur ketan dengan ubi jalar untuk menghasilkan warna yang cantik tanpa merubah tekstur kenyal dari ketan. Supaya kelihatan kontras kuahnya aku bikin dari santan. Hasilnya diluar dugaan...hubby yang paling suka. Katanya "Enak sekali kuenya sayang" hihihi...daku jadi bersemu semu deh. Anak anak juga suka...ya mungkin karena tekstur kenyal kenyal itu dan kuahnya yang manis gurih. Resepnya hasil kira kira aku...

Bahan :
- 150 gr tepung ketan putih
- 100 gr ubi jalar ungu kukus halus
- 1/4 sdt garam
- 100-125 ml air

Kuah :
- 750 ml santan dari satu butir kelapa
- 2 sdm tepung beras (larutkan dengan sedikit air santan)
- 125 gr gula pasir, atau sesuai selera
- 2 lembar daun pandan, sobek dan ikat
- 1/2 sdt garam

Cara membuat :
  1. Aduk rata tepung ketan dan garam. Tambahkan ubi kukus halus. Aduk menggunakan tangan. 
  2. Tambahkan air sedikit sedikit sampai didapat adonan yang kalis dan dapat dipulung.
  3. Bentuk bulat bulat dengan bagian ujung yang runcing. Selesaikan semua adonan hingga habis.
  4. Masak air panas di dalam panci. Sementara itu buat kuahnya, masak santan, larutan tepung beras, gula, garam dan daun pandan. Aduk terus sampai mendidih.
  5. Setelah air untuk bola ketan mendidih, masak sampai bola bola terapung. Tiriskan lalu masukkan dalam kuah santan. Masak lagi santan sampai mendidih lalu matikan api.
  6. Katri mandi siap disajikan hangat hangat.