Halaman

22 Juni 2011

Pumpkin Doughnut



Donat ini adalah hasil blogwalking ke My Kitchen Snippet dan Bonbini. Karena aku bingung memilih yang mana akhirnya aku memadukan kedua resep tersebut dan mengganti penggunaan ubi jalar (sweet potato) menjadi labu.


Secara umum rasanya tidak berbeda dengan donat biasa...cuman warnanya agak kekuningan dan terasa manisnya labu. Teksturnya lembut dan ringan untuk donat ring dan agak padat dan legit pada donat yang bulat kecil. Perbedaan hasil ini mungkin dipengaruhi pada saat pembentukan adonan. Kalo donat ring aku giling dan cetak menggunakan donat cutter, sedangkan donat bulat kecil aku bentuk dengan cara menghaluskan/membulatkan adonan seperti membentuk adonan bakpau atau roti.
Donat bulat kecil juga aku goreng duluan sebelum mencapai fermentasi maximal.

Perpaduan resep keduanya adalah...


Bahan :

- 200 gr tepung protein tinggi (bread flour)
- 150 gr tepung protein sedang (plain flour)

- 150 gr labu kukus yang sudah dihaluskan

- 2 sdt ragi instant

- 60 gr gula pasir
- 75 ml susu (tergantung kandungan air pada labu)

- 1 butir telur

- 1 kuning telur

- 30 gr mentega


Cara membuat :

  1. Campur semua bahan kering kecuali garam dan mentega. Aduk rata. Masukkan labu, telur, kuning telur dan campuran susu hangat.
  2. Kocok dan uleni menggunakan mixer. Setelah mulai rata, masukkan garam dan mentega. Uleni lagi sampai elastis. Kalau adonannya agak lembek boleh ditambahkan sedikit tepung, karena kadar air dalam labu beda-beda sehingga berpengaruh juga pada adonan.
  3. Untuk donat ring, giling adonan sampai ketebalan sekitar 1.5 cm lalu potong menggunakan donat cutter. Letakkan di loyang bertabur terigu. Untuk donat bulat yang kecil (beignet) bentuk menjadi bola-bola kecil. Fermentasikan sekitar 30-45 menit.
  4. Panaskan minyak dengan api sedang. Goreng donat sampai kuning keemasan.
  5. Sajikan dengan taburan gula halus dan kayu manis.


Lihat teksturnya donat bulat di bawah yang agak berbeda dengan donat ring...mungkin juga dipengaruhi oleh masa fermentasi. Donat ini aku goreng duluan, padahal aku kerjakan terakhir...jadi pori-porinya masih rapat. Tapi menghasilkan donat yang empuk...aku sukaaa...





21 Juni 2011

Bolu Gulung Yogurt Strawberry


Udah lama gak nyetor lagi di ajang Bolgul Week. Kali ini terinspirasi dari resep Majalah Sedap tahun 2005 'bolu gulung yogurt jeruk' aku bikin versi strawberrynya. Kata anak-anak...enak bu kayak biskuit. Hahaha belum tau ya isinya memang biskuit...
Di bawah resepnya ya...


Bahan :
- 8 kuning telur
- 3 putih telur
-100 gr gula pasir
- 45 gr tepung terigu protein sedang
- 15 gr maizena
- 10 gr susu bubuk
- 50 gr butter
- 25 gr yogurt strawberry
- 1/2 sdt vanili bubuk

Filling :
- 9 buah biskuit stick cokelat krim strawberry (aku pake twister)
- selai strawberry + butter cream

Cara membuat :
  1. Panaskan oven 190-200 C.
  2. Siapkan loyang kotak ukuran 26 cm tinggi 3 cm, alasi kertas roti dan olesi margarin. Tata biskuit stik di salah satu sisi sebanyak 3 baris.
  3. Kocok telur, vanili dan gula sampai mengembang. Masukkan bahan tepung. Aduk rata.
  4. Masukkan campuran butter dan yoggurt, aduk rata.
  5. Tuang adonan ke dalam loyang. Panggang selama kurang lebih 10-15 menit sampai permukaan kuning kecoklatan. Angkat, dinginkan di rak kawat.
  6. Olesi dengan campuran selai dan buttercream. Gulung dan padatkan. Biarkan di kulkas sampai agak kokoh gulungannya.
  7. Potong-potong.

20 Juni 2011

Soft Pretzel



Heran ya aku. Penasaran sekali sama yang namanya pretzel ini. Seumur-umur juga belum pernah makan. Tapi berhubung beberapa waktu yang lalu teman-teman milis NCC pada ngebahas pembuatan pretzel yang enak...daku jadi tertarik juga. Apalagi Bunbun sobit bloggerku udah bikin juga. Halooouuu Bun...dikau berhasil menggodaku tuk membuatnya...^^

Katanya yang terkenal resepnya aunt Annie jadi cari mencari ketemu yang mirip resepnya di CD Kitchen. Walaupun nama resepnya 'Aunt Annie's Soft Pretzel recipe', sebenarnya ini bukan resep original beliau...cuma ingin meniru punyanya Aunt Annie makanya di kasih nama ini. Cuman aku rasa resepnya agak kelembekan jadi aku tambahkan tepung lagi sampai bisa diulen.



Di atas gambar pretzel yang pake poppy seed.


Pembuatannya relatif mirip roti. Cuman membentuknya yang agak susah. Adonanku elastis banget. Udah dibentuk panjang lebar...lha...kok menciut lagi. Di mana salahnya ya...? apa aku kurang lama fermentasinya. Jadi pas dipanggang hasilnya ndut ndut...qiqiqi. Tapi kalo soal rasa sih dah enak walaupun aku gak tau aslinya juga gimana...hehe.

Karena aku pingin tau beda yang dimasak menggunakan larutan soda+air mendidih dengan yang cuman dicelup di larutan air hangat campur soda makanya hasilnya juga 2 macam. Memang sih lebih cantik yang dimasak di larutan soda mendidih. Teksturnya beda...lebih shiny and browny...dan agak pecah-pecah gak terlalu mulus kayak roti. Sesudah dicelup dalam larutan soda aku oles kuning telur lalu dipanggang. Lihat tampangnya di bawah...



Anak-anak suka. Apalagi yang pake cinnamon and sugar. Kalo suamiku bilang...ini kayak roti, lembut tapi lebih chewy...

Since I considered this pretzels as bread, I'm submitting this entry to Aspiring Bakers #8 June'11 Bread Seduction hosted by Jasmine from The Sweetylicious at this link.

18 Juni 2011

Sambal Terong Pete


Bingung mau kasih nama sayur ini. Ada terongnya, ada petenya, ada juga telornya. Kalo balado kan identik dengan bumbu lombok...tapi khas Padang. Lha kalo rica-rica makanan khas Manado. Lha ini makanan khas apa ? daku juga gak ngerti...hehe. Akhirnya kunamakan saja sambal terong karena memang bersambal. Kemarin diajarin teman yang jago masak. Makasiiih ya Mbak Urip...sambal terongnya sedeeep buanget. Akhirnya bisa bikin sendiri...lezaaaaaat...^^

Bahan :
- 2 buah terong ukuran besar (masing2 dibagi 4 dan goreng sampe matang)
- 10 mata pete
- 1 butir telur, kocok lepas
- 1 sdm kecap asin
- 1 sdm minyak wijen
- garam secukupnya
- gula merah secukupnya
- 3 sdm minyak untuk menumis bumbu

Bumbu halus :
- 2 buah cabe merah besar
- 6 buah cabe rawit
- 5 buah bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 1 buah tomat

Cara membuat :
  1. Panaskan minyak, tumis bumbu sampai wangi. Masukkan pete.
  2. Tambahkan air sedikit lalu aduk-aduk hingga rata. Tambahkan garam dan gula.
  3. Masukkan telur lalu aduk cepat hungga berserat. Bubuhkan kecap asin dan minyak wijen. Aduk sampe mendidih. Cicip apa yang kurang.
  4. Masukkan terong, aduk pelan hingga bercampur rata dengan bumbu. MAsak sebentar hingga bumbu meresap. MAtikan api.
  5. Siap disajikan.



16 Juni 2011

Choco Bread Pudding



Lihat tuuuh...cokelatnya masih meleleh...lezaaaattt...^^




Ada sisa roti tawar wholemeal di kulkas. Aku beli 2 hari yang lalu tapi belum habis nih...kayaknya bread puding cokelat enak juga. Terinspirasi dari majalah Sedap ...tapi resenya udah banyak kuubah.

Bahan :
- 4 lembar roti tawar (aku pake whole meal jadi agak besar dan padat, kalo roti biasa mungkin sekitar 5 potong,buang pinggirannya)
- 400 ml susu cair
- 1/4 sdt garam
- 15 gr cokelat bubuk
- 75 gr gula pasir
- 3 butir telur
- 1 sdm mentega tawar, lelehkan
- 1 buah vanili pod, keluarkan isinya
- 75 gr dark chocolate, cincang kotak kecil

Bahan pelengkap :
- saus cokelat
- krim

Cara membuat :
  1. Sobek sobek roti menjadi potongan yang kecil.
  2. Di wadah yang lain campur susu, cokelat bubuk, telur, garam, gula, vanili lalu aduk rata menggunakan whisk.
  3. Saring lalu tuang ke dalam wadah roti tawar. Aduk hingga rata. Tambahkan butter leleh dan cincangan cokelat. Aduk lagi asal rata. Tuang di wadah/pinggan tahan panas yang sudah dioles butter (aku pake cetakan brownies dan pinggan kecil)
  4. Panggang selama sekitar 35 - 45 menit sampai set dengan panas 180 C.
  5. Angkat. Sajikan hangat-hangat dengan saus cokelat atau krim kental.


Ini tampakmya waktu masih panas...cokelat chunksnya meleleh-leleh. hmmm yummmiii...


Panas-panas disantap sama saus cokelat enaaaaak...disantap dengan krim hmmm lebih enak lagiii...slurppphhh...

15 Juni 2011

SERUTAN ES KELAPA


Siomay




Waaaaah...aku senang sekali dishare resep siomaynya Mbak Siti yang terkenal itu... . Udah praktek bersama lagi 3 bulan yang lalu. Kalo kelamaan gak dipraktekin bisa-bisa hilang nih ilmunya. Mumpung banyak putih telur aku mau berdayakan. Resep Mbak Siti maknyus karena menggunakan telur utuh 7 butir untuk sekilo adonan. Waaaahhh...bener bener gurih deh. Kebayang kan gizinya...warnanya juga agak kekuningan. Tapi aku modifikasi sedikit. Untuk setengah adonan aku menggunakan 2 butir telur dan 3 butir putih telur.

Bahan :
- 400 gr daging ikan tenggiri, haluskan
- 100 gr udang, haluskan
- 125 gr tepung kanji
- 3 siung bawang putih, haluskan
- 2 butir telur
- 3 butir putih telur
- garam secukupnya
- 1/2 sdt gula pasir
- 1/2 sdt kaldu bubuk
- 1 sdm minyak
- air es secukupnya

Bahan pelengkap :
- tahu, diisi adonan ikan
- pare, diisi adonan ikan
- kentang rebus
- telur rebus
- kol rebus, lipat seperti amplop
- jeruk limau
- kecap manis

Saus kacang :
- 300 gr kacang tanah, goreng lalu haluskan
- 3 sdm gula merah
- 1 sdm air asam
- 3 lembar daun jeruk
- minyak secukupnya untuk menumis bumbu
- air secukupnya (sesuai derajat kekentalan)

Bumbu halus saus kacang :
- 2 buah cabe merah, kukus
- 5 buah cabe rawit (bisa diskip kalo gak suka pedes)
- 2 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- garam secukupnya

Cara membuat :
  1. Campur adonan ikan dan udang. Aduk rata. Tambahkan telur dan putih telur. Aduk rata.
  2. Masukkan tepung kanji. Aduk lagi pelan-pelan sampe rata. Tambahkan bawang putih, garam, gula pasir, kaldu bubuk dan minyak. Aduk rata. Tambahkan air es secukupnya (sekitar 250 ml, kalo kurang tambah lagi) sampe membentuk adonan yang kental seperti bubur (seperti kalo bikin pentol bakso). Biasanya kalo kita sedang mengisi adonan yang lama...adonannya menjadi keras karena kena udara. Boleh ditambahkan lagi sedikit air dan juga sedikit garam.
  3. Tes dulu sedikit adonan dalam kukusan untuk mengetahui kurang bumbu apa.
  4. Masukkan adonan ke dalam tahu (yg dibelah tengahnya), paria yang sudah dibuang isinya, san masukkan sisanya ke dalam cucing kue talam yang sudah dioles sedikit minyak. Beri parutan wortel sedikit sebagai variasi warna.
  5. Kukus dalam dandang yang dialas daun pisang sekitar 15 menit sampai matang.
  6. Saus kacang : panaskan minyak goreng. Tumis bumbu halus dan daun jeruk sampai wangi. Masukkan blenderan kacang, aduk rata. Tambahkan air secukupnya. Tambahkan gula merah. Aduk-aduk rata. Masak dengan api kecil sampai kental dan mengeluarkan minyak sambil terus diaduk. Tambahkan air asam. Kalo belum mengeluarkan minyak, tambahkan lagi airnya dan lanjutkan memasak.
  7. Cara penyajian : siapkan semua pernak-pernik siomay *ciaaah istilahnya* di piring saji. Tuangi saus kacang. Beri perasan jeruk limau dan kecap manis. Siap dihidangkan.


Ini tampang saus kacangnya yang sudah kental dan berminyak. Mantaaap pokoe... Bunbun...where are you ???? *pamer nih*

Penampakan siomaynya...lembut dan sedikit kenyal...mmmmhhhhh nikmat. Puas deh pokoknya. Suamiku pulang kerja, langsung menikmati salah satu makanan favoritnya ini. Dan katanya...katanya...*hidung kembang kempis* ini siomay terenak yang pernah aku makan. Halaaahhh Ge Er...sudah bisa jualan katanya...hihihi. Subjektif nih kayaknya...^^