Halaman

25 Juli 2011

Kroket Apel


Kroket apeelll ??? emang ada ?? he he ya iyalah masa iya iya dong...^^. Aku dapat resep ini dari Majalah Sedap. Langsung ngiler lihat tampangnya. Perpaduan gurih kulit kroketnya dan manis dari apelnya. Yang beda...kulit kroketnya sama sekali ngga pake kentang. Tapi campuran tepung dan roti. Lumayan...dapat lagi satu ide cara menghabiskan roti tawar sisa.

Bahan kulit :

- 2 sdm margarine
- 2 sdm tepung terigu protein sedang
- 200 ml susu cair
- 1/4 sdt garam
- 1 sdt gula pasir
- 4 lembar roti tawar dan 100 ml susu cair, lumatkan

Bahan isi (aduk rata) :

- 65 gr apel sudah dikupas, potong dadu
- 1 sdm gula palem
- 1/8 sdt kayu manis bubuk
- 7 gr kismis, potong-potong

Bahan pelapis :

- 2 butir kocok lepas
- 75 gr tepung panir kasar
- minyak untuk menggoreng

Cara membuat :
  1. Kulit : panaskan margarin. Tambahkan tepung terigu, aduk sampai berbutir-butir.
  2. Tuang susu cair sedikit-sedikit sambil diaduk hingga licin.
  3. Masukkan garam, gula pasir, dan campuran roti tawar. MAsak sampai meletup-letup. Angkat.
  4. Ambil sedikit adonan kulit, beri isi. Bulatkan. Celupkan ke telur, gulingkan ke tepung panir kasar. Lakukan pelapisan sekali lagi (aku langsung gulingkan ke panir, ngga pake telur).
  5. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan sampai matang.

23 Juli 2011

Bika Ambon Keju



Favorit...favoriiiit deh...ini salah satu kue favoritku. Kali ini terinspirasi dari Majalah Sedap dengan sedikit...eh salah..banyak modifikasi. Resep aslinya menggunakan susu cair tuk cairannya. Menurutku susu menghilangkan rasa khas dari bika ambon yang aslinya menggunakan santan kental. Gurihnya beda...wanginya juga beda. Jadi aku tetap menggunakan santan, daun jeruk purut tapi nggak pake pandan.

Yang unik di resep ini ada tambahan air jeruk lemon dan parutan kulit jeruk...cocok sekali dipadu dengan creamcheese. Pokoknya hasilnya enaaaak...tetap rasa bika ambon asli tapi dengan sedikit tendangan aroma jeruk lemon dan gurihnya keju...

Oh iya...bentuk bika ini super imut lho...cuman menggunakan cetakan bika kecil seukuran poffertjes. Jadi kalo makan satu aja nggak berasa...harus masuk langsung dua biar seru...haha
Yuk diintip resepnya...

Bahan biang :
- 75 gr tepung protein sedang
- 100 ml air
- 2 sdt ragi instan

Bahan :
- 180 ml santan kental (aku pake Kara yang dilarutkan dengan sedikit air)
- 5 lembar daun jeruk purut, sobek buang tulangnya
- 1/2 sdt garam
- 125 gr gula pasir
- 100 gr cream cheese
- 1/2 sdt air jeruk lemon
- 1 sdt kulit jeruk lemon
- 175 gr tepung sagu tani
- 20 gr tepung ketan
- 3 butir telur
- keju parut untuk taburan

Cara membuat :
  1. Aduk rata bahan biang. Diamkan 15 menit.
  2. Rebus santan bersama daun jeruk, gula, garam sambil diaduk sampai mendidih. Masukkan creamcheese, air jeruk lemon dan kulit jeruk lemon.Aduk sampai larut, ukur 250 ml.
  3. Campur tepung sagu tani, tepung ketan dan biang. Uleni dengan mixer baling-baling spiral sampai rata.
  4. Tambahkan telur satu persatu sambil terus diulen dengan mixer spiral.
  5. Masukkan campuran keju sedikit-sedikit sambil dikocok perlahan dengan baling-baling mixer telur selama 15 menit. Diamkan 2 jam (aku cuma 1 jam karena busanya udah banyak).
  6. Panaskan cetakan bika kecil atau cetakan poffertjes yang sudah dilap dengan tisu yang sudah diberi sedikit minyak.
  7. Panaskan cetakan dengan api besar. Tuang adonan sampai setinggi 3/4 cetakan. Kalau bunyinya mendesis artinya api sudah cukup panas. Segera kecilkan api. Biarkan sampai berlubang-lubang. Tabur keju, tutup dan biarkan sampai matang.

Gambar cetakan bika yang aku pake.


Gelembungnya sudah mulai muncul. Tapi jangan berharap bika imut ini bersarang seperti bika yang berukuran besar ya...soalnya dengan ukurannya yang mini tidak cukup waktu lama memanggangnnya sehingga terbentuk sarang yang banyak. Kuenya harus tebal atau tinggi untuk mendapatkan sarang yang cantik.


Red Velvet Cake Pops




Ini pertama kalinya aku bikin Red Velvet Cake yang kesohor itu. Penasaran...what makes it so famous ???

Setelah jadi baru tau deh...memang tekstur dan rasanya enak. Lembut, moist dengan crumble yang halus. Tapi warnaku hasilnya nggak menarik. Kurang merah padahal harusnya merah gelap. Kayaknya karena cokelat yang aku pakai warnanya gelap/pekat sekali, jadi merahnya nggak kentara. So... aku dapat ide untuk menyulapnya jadi cake pops. Resep gabungan antara Joy of Baking dan Bakerella.

Anak-anak suka sekali...dalam sekejap kue RVC yang setalam udah berubah jadi Cake Pops ini habis deh...dengan dibantu bapak dan ibunya pastinya...hehehe




Jadi kalau resep cakenya sourcenya dari Joy of Baking. Aku translate ke Indo ya...

Bahan :
- 125 gr tepung terigu protein sedang
- 1/4 sdt baking powder
- 1/4 sdt garam

- 1 sdm (10 gr) cokelat bubuk
- 57 gr mentega tawar
- 150 gr gula pasir
- 1 butir telur
- 1/4 sdt vanilla bubuk
- 120 ml buttermilk (aku bikin dari 120 ml susu cair ditambah 1/2 sdm perasan air jeruk nipis, diamkan selama 10 menit)
- 1 sdm pewarna makanan merah
- 1/2 sdt cuka
- 1/2 sdt baking soda

Cara membuat :
  1. Panaskan oven 175 C. Pasang paper cup 12 buah ke dalam loyang muffin .
  2. Campur tepung terigu, cokelat bubuk, garam dan baking powder, ayak.
  3. Kocok mentega dan vanila bubuk menggunakan mixer sekitar 2 menit. Tambahkan gula dan lanjutkan mengocok hingga mengembang sekitar 2-3 menit. Masukkan telur dan kocok hingga rata.
  4. Dalam gelas ukur, campur buttermilk dan pewarna merah. Aduk hingga rata.
  5. Dengan mixer kecepatan rendah masukkan bergantian tepung dan buttermilk dalam 3 tahap dimulai dengan tepung dan diakhiri dengan tepung lagi.
  6. Dalam gelas kecil campur baking soda dan cuka. Biarkan sampai bunyi berdesis dan segera campur ke dalam adonan kue. Aduk rata.
  7. Tuang adonan ke dalam loyang muffin yang sudah dialas paper cup. Lakukan dengan cepat karena baking soda mulai bekerja.
  8. Panggang selama 18-23 menit.
Untuk dijadikan cake pops aku tinggal menambahkan campuran 2 sdm munjung cream chese dan 1 sdm susu kental manis (udah dicampur duluan). Setelah itu dicampurkan ke kue RVC yang udah dihancurkan menjadi remah-remah. Aduk rata, padatkan dan bentuk bulat-bulat. Tusuk dengan stick permen loli setengah tinggi kue lalu tutup dengan plastik dan simpan di freezer setengah jam agar kokoh. Keluarkan dari freezer, celup di coklat putih yang udah ditim. Tancapkan pada gabus atau taruh di gelas agar bisa kering sempurna. Hias sesuai selera. Enaaaaaak deh...dijamin anak-anak sukaaa...

20 Juli 2011

Sop Ubi



Karena ngiler lihat postingannya Teh Nicke 'cassava soup', akhirnya aku bikin juga sop ubi tapi yang ini versi Makassarnya. Sama-sama pake singkong tapi bahan lainnya beda. Pasti banyak yang heran ya kalo aku bilang sop ubi. Soalnya kalo di Jakarta ubi identik dengan ubi jalar. Sedangkan di Makassar ada dua macam ubi. Ubi kayu *alias ketela alias singkong* dan ubi jalar...

Sop ini adalah sop berkuah bening yang gurih dari kaldu daging. Bumbunya minimalis kayak bikin sop biasa. Yaitu bawang putih dan merica. Ada juga yang suka menambahkan sedikit kemiri. Pokoke suka-suka aja.

Isiannya ada soun, potongan daging, toge, kacang goreng, ubi goreng, dan telur. Penyajiannya di beri kecap, sambel dan jeruk nipis serta taburan daun bawang dan seledri. Rasanya yang khas adalah sumbangan dari aroma ubi goreng...pokoknya kalo cuaca dingin, paling enak nih makan ini.


Tips : untuk mendapatkan hasil yang maksimal singkongnya harus yang kualitas bagus alias nggak keras. Kalo dapetnya yang keras singkong bisa direbus terlebih dahulu baru digoreng.

19 Juli 2011

Chocolate Melt Brownies Agogo


Naaaaaah...akhirnya jadi juga aku bikin melted brownies ini. Udah lama mau bikin tapi tertunda terus dengan resep-resep yang lain...hehe. Resep ini aku dapat ketika sedang blogwalking di mbak Camelia. Resepnya Mbak Yenny Agustin ini lumayan terkenal lho...udah banyak yang coba dengan review hasil yang memuaskan.

Bayangkan...seakan-akan brownies ini kurang nyoklat pake ditambah dengan taburan couverture atau dark cokelat lagi di tengahnya. Jadi pada saat dipotong...melelehlah cokelatnya. Wuiiiih...nyokelat abiiis !! layak dicoba deh. Di gambar kelihatan 2 warna cokelat yang berbeda. Karena cokelat couvertureku tinggal dikit jadi aku tambahkan potongan dark cokelat.


Setelah dipanggang... lihat hasilnya...tapi tetep belum sama dengan tekstur browniesnya mbak Camelia yang lembut dan dense. Kayaknya aku kebanyakan ngaduk-ngaduknya deh. Dan juga kelamaan manggang. Sekitar 30 menit soalnya pas 20 menit masih goyang-goyang permukaannya. Jadi dengan ragu-ragu aku tambahkan lagi 10 menit.


Tapi secara umum hasilnya udah enak kok. Cuman gulanya aku kurangin. 125 gr aja udah manis sekali apalagi kalo 150 gr ya...


Source : Yenny Agustin
Bahan :
- 150 gr gula kastor (aku pake 125 gr)
- 100 gr terigu protein sedang
- 100 gr mentega
- 100 gr dark cooking chocolate (kalau mau lebih nyoklat bisa sekitar 125 - 140 gr)
- 2 btr telur
- kacang almond panggang (aku pake kenari)
- 1 buah vanili bean, kerok isinya
- 75 gr kacang kenari

Cara membuat :

  1. Lelehkan mentega dan dark cooking chocolate sampai lumer.
  2. Tambahkan gula, aduk sampai rata, masukkan telur, vanilli, aduk rata.
  3. Masukkan terigu dan terakhir masukkan kenari yang sudah dipanggang. Aduk rata.
  4. Siapkan loyang brownies yang sudah dioles mentega dan dialas kertas roti.
  5. Tuang setengah adonan kedalam loyang, lalu tata coklat couverture kepingan diatas adonan, lalu tutup dengan sisa adonan.
  6. Panggang dengan panas oven 200 C selama 20 menit.
  7. Diamkan sebentar, potong-potong dan sajikan hangat.


Fermented Cassava Cake (Cake Tape)


Cake tape ini udah sering aku bikin...jadi resepnya silahkan lihat di sini. Sebagai catatan ya, untuk mendapatkan hasil cake yang bertekstur lembut harus menggunakan tape yang berkualitas. Tape jangan yang berair dan jangan pula yang masih keras. Pokoknya yang udah lunak sekali tapi nggak sampai berair.


17 Juli 2011

Soft Cheddar Cheesecake with Blueberry Topping



Sebenarnya resep aslinya cake ini adalah Japanese Cotton Cheesecake dari buku Alex Goh yang aku dapat dari blog Table For Two...or more. Tapi aku modifikasi jadi Soft Cheddar Cheese Cake karena creamcheesenya aku ganti dengan keju cheddar parut dan tetap menggunakan metode JCC yaitu putih telur dikocok sendiri untuk menghasilkan cake yang super lembut. Sebelumnya aku dah pernah coba cheddar cheesecake ini pada resep 'strawberry soft cotton cake'. Hasilnya mantap deh. Lembut...lebih gurih kejunya dibandingkan dengan yang menggunakan creamcheese.

Bahan :
- 90 ml susu cair (aku pake 100 ml)
- 125 gr keju cheddar, parut halus
- 15 gr butter
- 30 gr tepung terigu protein sedang
- 24 gr maizena (aku pake 20 gr)
- 3 butir telur (pisahkan dengan putihnya)
- 1/4 sdt garam
- 75 gr gula pasir


Topping :

- selai blueberry topping


Cara membuat :
  1. Panaskan oven 160 C. Siapkan loyang bulat 20 cm yang dioles butter dan dialas kertas roti lalu di oles lagi dengan butter. Alasi dengan alumunium foil untuk menghindari loyang bocor. Siapkan loyang persegi empat yang lebih besar. Isi dengan air setinggi 2 cm. Masukkan dalam oven.
  2. Dalam panci , masukkan butter, keju cheddar parut dan susu cair. Panaskan di atas kompor sampai semuanya larut dan licin. Angkat. Masukkan tepung terigu dan maizena.
  3. Tambahkan kuning telur sambil diaduk sampai rata. Sisihkan.
  4. Kocok putih telur, sedikit garam sampai berbusa. Masukkan gula pasir dan terus dikocok sampai soft peak.
  5. Masukkan sepertiga putih telur ke dalam campuran kuning telur. Aduk balik sampai rata. Masukkan adonan ini ke dalam sisa adonan putih telur.
  6. Tuang dalam loyang lalu letakkan di atas loyang yang berisi air. Turunkan panas oven jadi 150 C. Panggang selama 45 menit.
  7. Setelah matang biarkan di oven sampai agak dingin agar cakenya tidak terlalu banyak menyusut.
  8. Pindahkan ke piring saji. Beri atasnya dengan blueberry.


Di atas gambar cakenya fresh from the oven... Sebenarnya pingin dikasih topping buah segar, tapi berhubung buahnya gak lengkap aku tuangi aja dengan selai blueberry untuk topping...hmmm rasanya enak, nggak terlalu manis dan tidak asem sama sekali.